KEFAMENANU-BreakingNewspost.id — memperkuat komunikasi publik di sektor pertanian terus didorong oleh Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Hal ini terlihat dalam kunjungan silaturahmi Kepala Biro (Kabiro) Breakingnews.post TTU, Bergita Abi, ke kantor dinas tersebut, Senin (30/3/2026).
Kunjungan yang berlangsung di ruang kerja Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian TTU, Chairel Malelak, SP., M.Si, itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan tersebut menjadi momentum awal untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah dan media dalam penyebarluasan informasi pembangunan pertanian.
Peran Strategis Komunikasi Publik
Dalam pertemuan itu, Chairel Malelak menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam menyampaikan program dan kebijakan kepada masyarakat.
keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh program teknis di lapangan, tetapi juga oleh sejauh mana informasi dapat diakses dan dipahami oleh masyarakat, terutama petani.
“Komunikasi yang baik antara pemerintah dan media sangat penting agar informasi bisa sampai kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang,” ujarnya.
Struktur Dinas dan Fokus Kerja
Chairel juga memaparkan struktur organisasi Dinas Pertanian TTU yang terdiri dari empat bidang utama, yakni perencanaan dan evaluasi, tanaman pangan hortikultura dan perkebunan, prasarana dan sarana pertanian, serta penyuluhan.
Keempat bidang tersebut memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendukung peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di daerah.
Bidang penyuluhan, misalnya, menjadi ujung tombak dalam mendampingi petani di lapangan, sementara bidang prasarana dan sarana berperan dalam penyediaan dukungan infrastruktur pertanian.
Peluang Kolaborasi dengan Media
Dalam konteks tersebut, Dinas Pertanian TTU membuka peluang kerja sama dengan media, termasuk Breakingnews.post, untuk memperkuat publikasi program dan kegiatan.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya sebatas peliputan kegiatan seremonial, tetapi juga mencakup penyampaian informasi edukatif, inovasi pertanian, hingga persoalan yang dihadapi petani di lapangan.
“Kami berharap ke depan dapat membangun kerja sama yang baik dengan rekan-rekan jurnalis sebagai mitra kerja dalam memajukan sektor pertanian di Kabupaten TTU,” kata Chairel.
Media sebagai Mitra Kontrol Sosial
Sementara itu, Bergita Abi menilai bahwa kemitraan antara media dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.
Ia menegaskan, media tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial yang dapat memberikan masukan konstruktif terhadap kebijakan publik.
“Kami siap menjadi mitra yang menyampaikan informasi secara akurat dan berimbang, sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian di TTU,” ujarnya.
Dorong Transparansi dan Pembangunan Pertanian
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah dan media. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai program pertanian dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, sekaligus membuka ruang dialog atas berbagai persoalan di lapangan.
Di tengah tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan iklim hingga keterbatasan sarana produksi, sinergi antara pemerintah dan media dinilai menjadi salah satu kunci dalam mendorong pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Reporter: Bergita Abi















