Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
TNI

Jembatan Garuda Rampung 100 Persen, Tangis Haru Warga Sambeng Iringi Ucapan Terima Kasih untuk Presiden Prabowo

4
×

Jembatan Garuda Rampung 100 Persen, Tangis Haru Warga Sambeng Iringi Ucapan Terima Kasih untuk Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini

BOYOLALI-BreakingNewspost.id — Penantian panjang masyarakat Kelurahan Sambeng, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali akhirnya terjawab. Pembangunan Jembatan Garuda yang selama ini menjadi harapan warga kini resmi rampung 100 persen dan mulai dapat digunakan masyarakat sebagai akses penghubung utama antarwilayah, Jumat (27/06/2026).

Rampungnya pembangunan jembatan tersebut disambut penuh rasa syukur dan haru oleh masyarakat setempat. Warga terlihat antusias menyaksikan berdirinya jembatan baru yang dinilai akan membawa perubahan besar bagi aktivitas sehari-hari masyarakat desa.

Selama bertahun-tahun, warga Sambeng harus menghadapi sulitnya akses transportasi, terutama saat musim hujan tiba. Kondisi jalan dan jembatan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui sering menghambat aktivitas pertanian, pendidikan, hingga distribusi hasil ekonomi masyarakat.

Kini, keberadaan Jembatan Garuda membawa harapan baru. Akses yang lebih aman dan nyaman diyakini akan mempercepat mobilitas warga sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.

Ucapan terima kasih pun mengalir kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dinilai masyarakat telah menghadirkan pembangunan hingga menyentuh daerah pelosok desa.

“Dulu jalan dan jembatan sangat sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Sekarang kami sangat bersyukur, jembatan sudah bagus dan kokoh. Terima kasih Bapak Presiden Prabowo yang sudah memperhatikan desa kami,” ungkap Warsono, salah satu tokoh masyarakat setempat dengan mata berkaca-kaca.

Bagi masyarakat Sambeng, pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar proyek infrastruktur semata. Jembatan tersebut kini menjadi simbol harapan baru, semangat gotong royong, dan bukti hadirnya pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat kecil di pedesaan.

Selain memperlancar akses transportasi, jembatan ini juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar, termasuk mempercepat distribusi hasil pertanian dan mempermudah akses pendidikan maupun layanan kesehatan.

Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur seperti ini terus berlanjut agar desa-desa terpencil lainnya juga dapat merasakan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(Agus Kemplu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *