Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Wujud Nyata “Polda NTT Penuh Kasih”, Ribuan Warga Nikmati Layanan Kesehatan Gratis dalam Bhaktikes Hari Bhayangkara ke-80

3
×

Wujud Nyata “Polda NTT Penuh Kasih”, Ribuan Warga Nikmati Layanan Kesehatan Gratis dalam Bhaktikes Hari Bhayangkara ke-80

Sebarkan artikel ini

KUPANG, NTT-BreakingNewspost.id – Semangat “Polda NTT Penuh Kasih” kembali diwujudkan melalui aksi nyata pelayanan kepada masyarakat. Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggelar Bhakti Pelayanan Kesehatan (Bhaktikes) di Mapolda NTT, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Berbagai pelayanan kesehatan disediakan dalam Bhaktikes tahun ini, mulai dari pengobatan umum, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pengobatan spesialis, operasi katarak dan pterygium, pengobatan gigi, khitanan massal, terapi mental USEFT, pelayanan bagi penyandang disabilitas, hingga pembagian kacamata gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat lintas instansi. Hadir mewakili Danrem 161/Wirasakti Kupang, Kasrem 161/Wirasakti Kolonel Inf. Albertus Yostina David Alam. Sementara Dankodaeral VII Kupang diwakili Kadiskes Kodaeral VII Kupang Kolonel Laut (K) Wiranto, S.Pd., M.Sc., serta Danlanud El Tari Kupang yang diwakili Karumkit Lanud El Tari Mayor dr. I Gede Kasnaja, Sp.KJ.

Selain itu hadir pula Irwasda Polda NTT, Wakil Ketua Pengurus Bhayangkari Daerah NTT, perwakilan PMI Provinsi NTT, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, serta ratusan peserta Bhaktikes yang memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang tersedia.

Mewakili Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 merupakan momentum penting bagi Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.

Pada tanggal 1 Juli 2026 nanti Kepolisian Negara Republik Indonesia akan memasuki usia ke-80 tahun. Di usia tersebut, hasil karya dan pengabdian Polri telah dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Nusa Tenggara Timur pada khususnya. Melalui rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 ini, baik yang dilaksanakan di tingkat pusat maupun kewilayahan, kami berupaya menghadirkan kegiatan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Faizal.

Menurutnya, Bhaktikes menjadi salah satu bentuk konkret kehadiran Polri dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Program tersebut tidak hanya dilaksanakan di tingkat Polda, tetapi juga telah digelar serentak oleh seluruh Polres jajaran Polda NTT sejak awal Juni 2026.

Berdasarkan data pelaksanaan hingga 23 Juni 2026, sebanyak 1.755 warga telah menerima pelayanan pengobatan umum. Pelayanan spesialis juga menjangkau ratusan pasien, terdiri atas 113 pasien mata, 60 pasien THT, 89 pasien anak, serta 15 pasien obstetri dan ginekologi (Obgyn).

Pada layanan lainnya, tercatat 239 peserta mendapatkan pelayanan kesehatan gigi, 15 peserta menjalani operasi mata katarak dan pterygium, serta 111 peserta menerima tindakan bedah minor. Selain itu, sebanyak 30 peserta mengikuti penyuluhan Keluarga Berencana dan Kesehatan Ibu dan Anak (KB/KIA).

Kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI Provinsi NTT juga mendapat respons positif. Sebanyak 860 pendonor berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut sebagai bentuk solidaritas untuk membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, pada sektor pelayanan preventif dan promotif, Bhaktikes telah memberikan pemeriksaan laboratorium kepada 906 peserta, pemberian vitamin kepada 1.265 peserta, serta cek kesehatan gratis kepada 815 peserta. Program khitanan massal yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Hari Bhayangkara juga diikuti oleh 20 peserta.

Wakapolda NTT menegaskan bahwa seluruh layanan tersebut merupakan implementasi nyata komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam bidang sosial dan kemanusiaan.

Walaupun peringatan Hari Bhayangkara merupakan momentum institusi Polri, namun makna sesungguhnya adalah bagaimana kehadiran Polri dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu kami mengedepankan kegiatan-kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui Bhakti Pelayanan Kesehatan yang telah berlangsung sejak awal Juni hingga hari ini,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Faizal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Bhaktikes.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Biddokkes Polda NTT, Rumah Sakit Bhayangkara TK III Drs. Titus Ully Kupang, PMI Provinsi NTT, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, seluruh pemangku kepentingan terkait, serta masyarakat Nusa Tenggara Timur yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antarlembaga menjadi modal penting dalam menghadirkan pelayanan yang lebih luas dan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui Bhaktikes Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTT berharap dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga. Semangat pengabdian yang diusung dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan Polri yang semakin humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Dengan mengusung tema besar “Polri untuk Masyarakat”, Bhaktikes Hari Bhayangkara ke-80 menjadi bukti nyata bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Reporter: Bergita Abi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *