Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Polres

Semana Santa 2026 di Larantuka: Polda NTT Siap Jaga Keamanan dengan Pendekatan Humanis

6
×

Semana Santa 2026 di Larantuka: Polda NTT Siap Jaga Keamanan dengan Pendekatan Humanis

Sebarkan artikel ini

Kupang-BreakingNewspost.id — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menyiapkan pengamanan menyeluruh dalam rangka perayaan Semana Santa 2026 di Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Sebanyak 3.227 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan khidmat.

Personel yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, dan instansi terkait tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari lokasi ibadah, jalur prosesi, hingga titik kedatangan dan keberangkatan peziarah.

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko menegaskan bahwa pengamanan Semana Santa tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, tetapi juga pada pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

“Pengamanan Semana Santa bukan hanya soal menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlayani selama mengikuti rangkaian ibadah,” ujar Rudi Darmoko melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT Kombes Pol Henry Novita Chandra, Jumat (3/4/2026).

Menurut Henry, seluruh personel telah diinstruksikan untuk melakukan pemetaan potensi kerawanan di masing-masing wilayah penugasan. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan keamanan sejak dini.

“Setiap personel harus mampu melakukan mapping kerawanan sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi lebih awal. Kehadiran anggota di lapangan harus profesional dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, perayaan Semana Santa di Larantuka memiliki nilai religius dan budaya yang tinggi, serta telah dikenal secara luas hingga tingkat internasional. Oleh karena itu, pengamanan dilakukan secara maksimal dengan tetap menjaga kekhusyukan ibadah.

Dalam pelaksanaannya, Polda NTT mengedepankan konsep “Polisi Penuh Kasih”, yakni pendekatan pengamanan yang menitikberatkan pada sikap humanis, pelayanan, dan empati kepada masyarakat, khususnya para peziarah yang datang dari berbagai daerah.

Selain itu, sebanyak 85 pos pengamanan telah didirikan untuk mendukung kelancaran kegiatan. Pos-pos tersebut berfungsi sebagai pusat pemantauan situasi, pelayanan informasi, serta penanganan cepat jika terjadi kondisi darurat.

Polda NTT juga mengimbau masyarakat dan para peziarah untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku, menjaga ketertiban, serta saling menghormati selama rangkaian perayaan berlangsung.

Dengan berbagai langkah pengamanan yang telah disiapkan, diharapkan perayaan Semana Santa 2026 di Larantuka dapat berjalan lancar, aman, dan tetap khidmat, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata religi yang aman dan nyaman.

Liputan:Yohanes Tafaib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *