Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaPendidikan

Siswa SMKS Tawa Tana Jalani UKK Pendampingan Lansia di Empat Desa di Sikka

24
×

Siswa SMKS Tawa Tana Jalani UKK Pendampingan Lansia di Empat Desa di Sikka

Sebarkan artikel ini

BreakingNewspost.id-Maumere — Sebanyak 10 peserta didik kelas XII Jurusan Perawatan Sosial SMKS Tawa Tana mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) dengan fokus pendampingan personal higienis lansia dan kebersihan di luar panti. Kegiatan ini berlangsung pada 23–31 Maret 2026 di empat desa di Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.

Empat desa yang menjadi lokasi kegiatan tersebut yakni Namangkewa, Kopong, Seusina, dan Waiara. Para siswa didampingi oleh penguji internal, Gabriela Maria Nona Olin, serta penguji eksternal, Tersiana Mala Dara dari Seksi Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Padu Wau Maumere.

Gabriela Maria Nona Olin menjelaskan, kegiatan UKK ini dirancang untuk menguji sekaligus mengasah kompetensi siswa dalam memberikan pendampingan kepada lansia, khususnya dalam aspek kebersihan diri dan lingkungan.

“Pendampingan yang dilakukan mencakup membantu lansia dalam aktivitas sehari-hari seperti mandi, berpakaian, hingga perawatan diri (grooming),” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Selain itu, para siswa juga membimbing lansia menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, seperti membersihkan kamar dan mengelola sampah. Edukasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat juga menjadi bagian penting dalam kegiatan ini.

“Peserta didik juga mengajarkan teknik dasar perawatan diri, seperti mencuci tangan yang benar dan memotong kuku, serta membantu lansia melakukan aktivitas fisik ringan untuk menjaga kesehatan dan mobilitas,” tambahnya.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penilaian akademik, tetapi juga memiliki dampak sosial langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas hidup lansia agar dapat hidup lebih mandiri dan sehat,” katanya.

Sementara itu, penguji eksternal Tersiana Mala Dara mengapresiasi pelaksanaan UKK yang dinilai memberikan manfaat ganda, baik bagi peserta didik maupun masyarakat.

“UKK ini menjadi bekal penting bagi siswa sebelum terjun ke dunia kerja. Mereka tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kepekaan sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi yang diberikan kepada lansia mengenai kebersihan diri turut berkontribusi pada peningkatan rasa percaya diri mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Dampaknya bukan hanya pada kesehatan fisik, tetapi juga psikologis lansia, terutama dalam membangun rasa percaya diri dari lingkungan rumah,” katanya.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap lulusan Jurusan Perawatan Sosial memiliki kesiapan kerja yang lebih matang sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata dalam pelayanan sosial di masyarakat.

Reporter: yuvenFernandez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *