Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pendidikan

Sekolah Rakyat di Kupang Mulai Berjalan, Gubernur Melki: Pendidikan Berkualitas Harus Menjangkau Anak dari Keluarga Kurang Mampu

19
×

Sekolah Rakyat di Kupang Mulai Berjalan, Gubernur Melki: Pendidikan Berkualitas Harus Menjangkau Anak dari Keluarga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini

KUPANG|BreakingNewsPost.id — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menegaskan komitmennya memperkuat pemerataan akses pendidikan melalui implementasi Program Sekolah Rakyat, sebuah kebijakan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat menjadi pembina upacara pada Apel Bersama peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kupang, Senin (20/7/2026), di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Dalam amanatnya, Gubernur Melki menilai Program Sekolah Rakyat bukan sekadar menyediakan layanan pendidikan tanpa biaya, tetapi merupakan bentuk nyata keberpihakan negara dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar menghadirkan sekolah gratis, tetapi membuka jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengubah masa depan melalui pendidikan berkualitas,” ujar Melki.

Menurutnya, pendidikan tetap menjadi instrumen paling strategis dalam meningkatkan mobilitas sosial masyarakat. Karena itu, pemerintah harus memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Apresiasi kepada Pemerintah Pusat

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas komitmen menghadirkan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan nasional.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf beserta jajaran Kementerian Sosial yang mengawal implementasi program tersebut hingga dapat direalisasikan di Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih inklusif bagi masyarakat.

Menampung Tiga Jenjang Pendidikan

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang dirancang sebagai kawasan pendidikan berasrama yang melayani tiga jenjang sekaligus, yakni Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kegiatan belajar mengajar telah dimulai sejak 13 Juli 2026 dengan jumlah peserta didik mencapai 249 siswa, terdiri atas:

22 siswa SD

111 siswa SMP

116 siswa SMA

Model pendidikan berasrama tersebut diharapkan mampu membentuk karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta memberikan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik.

Pendidikan sebagai Jalan Memutus Kemiskinan

Dalam pandangan Gubernur Melki, kesempatan belajar di Sekolah Rakyat merupakan peluang yang tidak dimiliki seluruh anak Indonesia.

Karena itu, para siswa diminta memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan penuh tanggung jawab melalui semangat belajar, disiplin, serta membangun cita-cita yang tinggi.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bukti negara hadir memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warga negara tanpa memandang latar belakang ekonomi.

Kalian memperoleh kesempatan yang sangat berharga. Gunakan kesempatan ini untuk belajar sungguh-sungguh agar kelak mampu membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa,” pesannya kepada para siswa.

Asrama Harus Menjadi Rumah Kedua

Gubernur Melki juga memberikan perhatian terhadap kehidupan para peserta didik di lingkungan asrama, khususnya siswa jenjang SD yang baru pertama kali tinggal jauh dari keluarga.

Ia meminta seluruh guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, serta wali asuh membangun suasana kekeluargaan sehingga para siswa merasa aman dan nyaman selama mengikuti pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan sistem pendidikan berasrama tidak hanya ditentukan oleh bangunan dan fasilitas, tetapi juga oleh kualitas pendampingan serta hubungan emosional antara pendidik dan peserta didik.

Anak-anak SD saya titip kepada seluruh wali asuh agar diperlakukan seperti anak sendiri,” ujarnya.

Budaya Kepedulian

Selain itu, Gubernur Melki mengajak siswa SMP dan SMA menjadi teladan bagi adik-adik mereka melalui sikap disiplin, saling menghormati, dan membangun budaya saling membantu.

Ia menilai kehidupan berasrama harus menjadi ruang pembelajaran sosial yang membentuk karakter kepemimpinan, tanggung jawab, dan solidaritas antarsiswa.

Budaya hidup bersama yang sehat, menurutnya, akan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter yang kuat.

Komitmen Pemprov NTT

Di akhir arahannya, Gubernur Melki memastikan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan terus mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari sinergi dengan Pemerintah Pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan daya saing daerah di masa depan.

Pendidikan adalah jalan paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTT akan terus mendukung Program Sekolah Rakyat agar benar-benar melahirkan generasi unggul yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan mampu mengubah masa depan keluarganya,” tegasnya.

Menutup amanatnya, Gubernur Melki mengingatkan seluruh siswa agar senantiasa rajin belajar, menjaga disiplin, tekun berdoa, serta menghargai perjuangan orang tua yang telah mengantarkan mereka memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa melalui lingkungan belajar yang baik, pendampingan guru dan wali asuh, serta dukungan pemerintah, para siswa akan tumbuh menjadi generasi yang mampu mengangkat derajat keluarga sekaligus berkontribusi bagi kemajuan Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.

Penulis: Bergita Abi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *