Kefamenanu-BreakingNewspost.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu menggelar Misa Minggu Palma bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Katolik. Misa yang menandai dimulainya Pekan Suci ini berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Pastor Pembantu Paroki Santo Yohanes Pemandi Naesleu, Romo Jeki Bauk, Pr bertempat di Kapela Kristus Raja Rutan. (29/03/2026).
Perayaan diawali dengan upacara pemberkatan daun palma di area luar Kapela yang menjadi simbol penyambutan Yesus Kristus saat memasuki kota Yerusalem. Kemudian, Pastor beserta para petugas liturgi dan seluruh WBP melakukan perarakan masuk menuju Kapela sembari melambungkan nyanyian pujian dan melambaikan daun palma. Terlihat seluruh WBP Katolik dengan Khusyuk mengikuti seluruh rangkaian perayaan Ekaristi dengan khidmat dan penuh iman.
Dalam khotbahnya, Romo Jeki Bauk, Pr memberikan penguatan iman serta menjelaskan secara mendalam esensi dari perayaan Minggu Palma kepada seluruh warga binaan yang hadir.
“Perayaan Minggu Palma bukan sekadar rutinitas mengenang Yesus yang dielu-elukan dengan lambaian daun palem. Lebih dari itu, hari ini mengajarkan kita tentang kesetiaan dan kerendahan hati. Yesus yang disambut seperti raja, rela menjalani sengsara demi menebus dosa manusia. Di tempat ini, mari kita belajar untuk setia pada proses pertobatan, merendahkan hati mengakui kekurangan, dan percaya bahwa selalu ada harapan baru di balik setiap beban hidup yang kita pikul saat ini.” ujar Romo Jeki.
Kepala Rutan Kefamenanu, Secara terpisah menegaskan komitmen institusi dalam memberikan ruang pembinaan spiritual yang maksimal bagi seluruh warga binaan tanpa terkecuali.
“Kami selalu berupaya memastikan bahwa hak-hak dasar warga binaan, termasuk hak untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya, terpenuhi dengan baik. Melalui perayaan Minggu Palma dan rangkaian Pekan Suci ini, kami berharap warga binaan mendapatkan bekal spiritual yang kuat untuk merefleksikan diri, sehingga proses integrasi kembali ke masyarakat nantinya dapat berjalan dengan lebih baik dan bermakna,” ujarnya.
Reporter:v sintu lopes















