Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintah

Di Tengah Gempa dan Kepanikan, Gubernur Yulius Pastikan Warga Sulut Tidak Sendiri

2
×

Di Tengah Gempa dan Kepanikan, Gubernur Yulius Pastikan Warga Sulut Tidak Sendiri

Sebarkan artikel ini

MANADO-BreakingNewspost.id – 2 April 2026 — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Kamis pagi, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Getaran kuat yang berpusat di laut dekat Bitung itu juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi tsunami, terutama di kawasan pesisir.

Dalam situasi darurat tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bergerak cepat. Gubernur Yulius Selvanus segera menginstruksikan langkah-langkah tanggap darurat, termasuk evakuasi warga di wilayah rawan guna meminimalisir risiko korban jiwa.

Bersama Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay, pemerintah daerah memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat. Koordinasi lintas instansi diperkuat, termasuk dengan BMKG dan BNPB, guna memastikan informasi yang disampaikan kepada publik akurat dan tidak menimbulkan kepanikan lanjutan.

Sejumlah posko darurat diaktifkan di berbagai titik terdampak. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan dikerahkan untuk melakukan evakuasi, pendataan kerusakan, hingga penyaluran bantuan awal bagi warga.

Laporan sementara menyebutkan gempa menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan fasilitas umum. Selain itu, terdapat korban terdampak yang masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Pemerintah memastikan seluruh korban akan mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan.

Di tengah situasi yang mencekam, Gubernur Yulius mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir dalam memastikan keselamatan dan pemulihan kondisi masyarakat.

“Pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus bekerja di lapangan. Kami minta masyarakat tetap tenang, ikuti arahan petugas, dan jangan panik. Kita hadapi situasi ini bersama,” ujarnya.

Upaya penanganan terus dilakukan secara bertahap, termasuk pemantauan potensi gempa susulan serta kesiapsiagaan terhadap kemungkinan bencana lanjutan. Pemerintah juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, khususnya di wilayah rawan gempa seperti Sulawesi Utara. Di tengah situasi krisis, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi dan melewati masa sulit.

Penulis: Tofan Angkobos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *