Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pendidikan

Festival Lomba Seni Sastra, Olahraga dan Kompetensi PDBK Kabupaten Sikka mengusung tema “Mengembangkan Kreativitasku dan Apresiasi Seni Budaya Indonesia”

21
×

Festival Lomba Seni Sastra, Olahraga dan Kompetensi PDBK Kabupaten Sikka mengusung tema “Mengembangkan Kreativitasku dan Apresiasi Seni Budaya Indonesia”

Sebarkan artikel ini

Maumere. Breakingnewspost.Id-Festival Lomba Seni Sastra, Olahraga dan Kompetensi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus ( PDBK) mengusung tema “Mengembangkan Kreativitasku dan Apresiasi Seni Budaya Indonesia ” digelar di Aula SLB Bhakti Luhur Maumere Sabtu 11 April 2026.

Ketua Panitia Lomba LKS, FLS3N dan O2SN Tingkat Sekolah Luar Biasa Kabupaten Sikka Ardianus Nadi dalam laporan pada pembukaan kegiatan menjelaskan ada 16 mata lomba: 10 berkompetisi dan 6 tidak dilombakan.

Ardianus merincikan dalam bilang LKS berupa Souvenir, Merangkai Bunga, Krya Kayu ( hanya satu peserta tidak dilombakan) dan Tata Boga.

Bidang FLS3N berupa Menyanyi Solo tingkat SDLB, SMPLB dan SMSMALB Cipta Baca Puisi Tingkat SMPLB/ SMALB, Mewarnai Tingkat SDLB, Melukis Tingkat SDLB, SMPLB, SMALB, Gambar bercerita Tingkat SDLB, Menari berpasangan Tingkat SMPLB/ SMALB, Pantomim Tingkat SMPLB/ SMALB ( Disabilitas Rungu Wicara).

Di bidang O2SN berupa lari 100 meter tingkat SMPLB/ SMALB, Lompat Jauh Tingkat SMPLB/ SMALB ( Disabilitas Rungu Wicara), Tenis Meja Tingkat SMALB dan Bocce.

Lomba ini diikuti 5 SLB Kabupaten Sikka yakni SLB Karya Ilahi Maumere, SLB Bhakti Luhur Maumere, SLB Negeri Beru Maumere, SLB Floresta Maumere dan SLB Bimbingan Kasih Paga.

Manfaat dari kegiatan bagi peserta kata Ardianus adalah melatih kemampuan olahraga, kreativitas dan ketrampilan siswa berkebutuhan khusus. “Meningkatkan rasa percaya diri, kerja sama dan sportivitas. Memberikan kesempatan siswa menunjukkan bakat dan prestasi di bidang akademik, olahraga dan seni, ” ujar guru SLB Negeri Beru ini.

Manfaat kegiatan bagi sekolah katanya lagi meningkatkan reputasi sekolah sebagai wadah pengembangan potensi siswa berkebutuhan khusus. Memperkuat kerjasama antar guru dalam membimbing siswa berprestasi dan menjadi ajang evaluasi program pengembangan bakat dan minat siswa.

“Manfaat bagi lingkungan menungkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya inklusi dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas. Menginspirasi Sekolah lain untuk mengembangkan program serupa, ” tandas Ardianus.

Sementara Koordinator Pengawas SMA/ SMK/ SLB Kabupaten Sikka Mikael Maran kepada peserta lomba untuk mengeksplorasi talenta yang Tuhan telah berikan secara maksimal. “Silakan maksimalkan sebagaimana anda bisa. Tuhan menaruh talenta yang masih tersembunyi maksimalkan, ” kata Mikael.

Mikael juga menaruh harapan besar kepada peserta memberikan terbaik untuk tingkat nasional sehingga bisa menjadi pemenang untuk harumkan NTT dan khusus buat Kabupaten Sikka.

Yuven Fernandez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *