Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Uskup Maumere: Gedung Baru Kopdit Pintu Air Nangablo Simbol Kebersamaan dan Harapan Ekonomi

6
×

Uskup Maumere: Gedung Baru Kopdit Pintu Air Nangablo Simbol Kebersamaan dan Harapan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Maumere-BreakingNewspost.id — Setelah empat tahun melayani masyarakat, KSP Kopdit Pintu Air Nangablo akhirnya memiliki gedung kantor baru yang diresmikan pada Rabu (15/4/2026). Peresmian ini menjadi penanda penting bagi penguatan kelembagaan sekaligus komitmen pelayanan kepada anggota.

Peresmian diawali dengan Misa Syukur yang dipimpin Uskup Maumere, Mgr.Ewaldus martinus Sedu. Dalam khotbahnya, ia menekankan bahwa keberadaan gedung baru tidak semata dimaknai sebagai pembangunan fisik, melainkan simbol kebersamaan yang harus terus dijaga.

“Koperasi ini adalah rumah bersama—tempat yang kuat merangkul yang lemah, yang mampu menopang yang kekurangan, dan yang berhasil tidak lupa berbagi. Di sinilah kebersamaan menjadi kekuatan sejati untuk hidup yang lebih baik dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesetiaan dalam pelayanan serta keyakinan bahwa kerja kecil yang dilakukan dengan semangat besar akan menghasilkan dampak yang nyata bagi kesejahteraan bersama.

Usai misa, peresmian gedung dilakukan oleh Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi, melalui penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya pemanfaatan gedung tersebut.

General Manager Kopdit Pintu Air, Gabriel Pito Sorowutun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan koperasi, khususnya 2.468 anggota di Desa Nangablo.

“Terima kasih atas kesetiaan seluruh anggota yang terus berjalan bersama Kopdit Pintu Air hingga hari ini,” katanya.

Ia mengungkapkan, hingga kini Kopdit Pintu Air telah berkembang dengan 86 kantor cabang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dengan total aset mencapai lebih dari Rp2 triliun.

Sementara itu, Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, mendorong masyarakat agar lebih bijak dan produktif dalam memanfaatkan pinjaman koperasi. Ia menegaskan bahwa pinjaman seharusnya diarahkan untuk kegiatan usaha yang mampu meningkatkan pendapatan.

“Pinjaman harus digunakan untuk usaha, sehingga mampu mengangsur dan meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.

Ia juga berharap Kopdit Pintu Air dapat menghadirkan program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pengolahan hasil pascapanen. Selain itu, ia mengajak seluruh koperasi di Kabupaten Sikka untuk saling bersinergi dalam memberikan edukasi kewirausahaan kepada masyarakat.

Dalam acara tersebut turut hadir tokoh penggerak koperasi Romanus Woga, jajaran manajemen dan komite Kopdit Pintu Air dari cabang Maumere hingga Paga, anggota dari cabang Nangablo dan Rotat, serta sejumlah undangan lainnya.

Peresmian gedung baru ini tidak hanya menjadi pusat layanan keuangan, tetapi juga diharapkan menjadi simbol penguatan ekonomi berbasis kebersamaan bagi masyarakat Nangablo.

(Yuven Fernandez)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *