Polewali Mandar–BreakingNewspost.id — Dugaan kasus pencurian kembali terjadi di kawasan Pasar Induk Wonomulyo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Seorang wanita dilaporkan membawa kabur satu gelang emas dari sebuah toko perhiasan, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp52 juta, Jumat (17/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Toko Mappasitujue, yang berada di pusat aktivitas perdagangan emas di pasar wonomulyo. Saat kejadian, kondisi pasar dilaporkan dalam keadaan ramai, dengan aktivitas jual beli berlangsung normal seperti hari-hari biasa.

Menurut informasi yang dihimpun, pelaku diduga memanfaatkan situasi keramaian untuk melancarkan aksinya. Dalam kondisi demikian, pengawasan terhadap barang dagangan menjadi tidak maksimal, sehingga membuka celah terjadinya pencurian.
Pihak toko baru menyadari kehilangan setelah melakukan pengecekan terhadap stok barang. Dari hasil pemeriksaan awal, satu gelang emas diketahui telah hilang dari etalase.
“Awalnya tidak terlalu curiga karena kondisi pasar memang ramai. Tapi setelah dicek, ternyata ada satu gelang yang sudah tidak ada,” ujar salah satu pihak toko.
Kasus ini kemudian segera dilaporkan kepada aparat setempat. Hingga kini, pihak toko bersama warga dan aparat keamanan masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. Sejumlah ciri-ciri pelaku telah dikantongi untuk membantu proses penelusuran.
Di sisi lain, aparat kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi pasti kejadian. Termasuk di antaranya menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) yang dapat membantu mengidentifikasi pelaku secara lebih jelas.
Peristiwa ini menambah kekhawatiran di kalangan pedagang, khususnya di sektor perhiasan yang dinilai memiliki risiko tinggi terhadap tindak kejahatan. Sejumlah pedagang mengaku mulai meningkatkan kewaspadaan, antara lain dengan memperketat pengawasan terhadap barang dagangan dan pengunjung.
Kasus ini juga menjadi pengingat akan pentingnya penguatan sistem keamanan di kawasan pasar tradisional dengan intensitas transaksi yang tinggi. Penggunaan CCTV, pengawasan berlapis, serta koordinasi dengan aparat keamanan dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.
Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pencarian. Aparat mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.Tim















