Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Dari Jalan Rusak ke Akses Lancar, Wajah Baru Dusun Pangkajoan Jadi Titik Balik Aktivitas Warga

3
×

Dari Jalan Rusak ke Akses Lancar, Wajah Baru Dusun Pangkajoan Jadi Titik Balik Aktivitas Warga

Sebarkan artikel ini

Luwu Utara-BreakingNewspost.id — 2 Mei 2026 — Perubahan infrastruktur dasar kembali menunjukkan dampaknya di tingkat desa. Di Dusun Pangkajoan, Desa Tompe, Kecamatan Malangke, masyarakat kini mulai merasakan perbaikan nyata setelah jalan utama yang sebelumnya rusak parah akhirnya diaspal dan dapat dilalui dengan lancar.

Bagi warga, kondisi ini menjadi titik balik setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses. Jalan berlubang, licin saat hujan, dan berdebu saat kemarau sebelumnya menjadi persoalan harian yang tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan sosial.

“Kalau hujan, jalan hampir tidak bisa dilewati. Kami harus ekstra hati-hati, bahkan sering menunda aktivitas,” ujar seorang warga.

Kondisi tersebut turut memengaruhi distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Petani kerap kesulitan membawa hasil panen ke pasar, sementara biaya transportasi meningkat akibat kerusakan jalan.

Di sektor pendidikan, anak-anak harus menghadapi risiko lebih besar saat berangkat ke sekolah, terutama saat musim hujan. Akses menuju layanan kesehatan pun menjadi terbatas, yang berpotensi memperlambat penanganan dalam kondisi darurat.

Kini, setelah jalan diperbaiki dan diaspal, situasi tersebut berangsur berubah. Mobilitas warga menjadi lebih lancar, distribusi hasil pertanian lebih efisien, dan aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih produktif.

Seorang pemuda setempat, Andi Pabeang, menyampaikan apresiasi atas pembangunan yang dinilai membawa dampak langsung bagi masyarakat.

“Kami sangat bersyukur. Jalan ini sangat membantu aktivitas kami sehari-hari. Terima kasih kepada pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah desa yang telah merealisasikan pembangunan ini,” ujarnya.

Menurut dia, perbaikan jalan tidak hanya menyelesaikan persoalan akses, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Dengan transportasi yang lebih lancar, biaya distribusi dapat ditekan dan jangkauan pemasaran hasil pertanian menjadi lebih luas.

Sejumlah warga juga menilai bahwa infrastruktur yang memadai merupakan fondasi penting bagi kemajuan desa. Konektivitas antarwilayah menjadi lebih terbuka, interaksi sosial meningkat, serta akses terhadap layanan dasar semakin mudah.

Di bidang pendidikan, anak-anak kini dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman. Sementara itu, akses menuju fasilitas kesehatan menjadi lebih cepat, yang dinilai krusial terutama dalam situasi darurat.

Meski demikian, warga mengingatkan pentingnya pemeliharaan jalan secara berkelanjutan agar kualitas infrastruktur tetap terjaga.

“Kami berharap jalan ini tidak hanya bagus di awal, tetapi juga dirawat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” kata seorang warga lainnya.

Harapan juga disampaikan agar pembangunan serupa dapat menjangkau wilayah lain di Kabupaten Luwu Utara yang masih mengalami keterbatasan akses.

Perbaikan jalan di Dusun Pangkajoan menjadi contoh bagaimana pembangunan infrastruktur dasar dapat membawa perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat. Tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga memperkuat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Di tengah upaya pemerataan pembangunan, keberlanjutan program serta kualitas pelaksanaan di lapangan menjadi faktor penting agar manfaat infrastruktur dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan.

Bagi warga Dusun Pangkajoan, jalan yang kini lebih mulus bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi juga simbol harapan baru—menuju kehidupan yang lebih terhubung, produktif, dan sejahtera.

Asrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Uncategorized

📰 LOWONGAN JURNALIS / WARTAWAN Di Bawah Naungan…