Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintah

Wabup Luwu Intensifkan Pengawasan, Pengaspalan Jalan Poros Lamasi–Bolong Didorong Tuntas dan Berkualitas

2
×

Wabup Luwu Intensifkan Pengawasan, Pengaspalan Jalan Poros Lamasi–Bolong Didorong Tuntas dan Berkualitas

Sebarkan artikel ini

Luwu-Breakingnewspost.id — Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat komitmen dalam pembangunan infrastruktur melalui pengawasan langsung di lapangan. Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, kembali meninjau proyek pengaspalan jalan poros Lamasi–Bolong pada Senin (3/5/2026).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai standar teknis, tepat waktu, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jalan poros Lamasi–Bolong sendiri dikenal sebagai salah satu jalur strategis yang menunjang mobilitas warga serta distribusi barang di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan itu, Wabup didampingi jajaran dinas teknis, Camat Lamasi, Kepala Desa Wiwitan, serta anggota DPRD Kabupaten Luwu dari daerah pemilihan 5. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan upaya pengawasan lintas sektor guna menjamin transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek.

Rombongan meninjau sejumlah titik pekerjaan dengan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi badan jalan, kualitas material, hingga metode pengerjaan yang diterapkan kontraktor. Wabup juga meminta penjelasan teknis terkait ketebalan lapisan aspal, sistem pemadatan, serta kesiapan infrastruktur pendukung seperti drainase.

“Kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas utama. Jangan hanya mengejar penyelesaian cepat, tetapi mengabaikan mutu. Kita ingin jalan ini bisa digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” tegas Dhevy di sela peninjauan.

Ia menambahkan, pengawasan tidak boleh bersifat insidental, melainkan harus dilakukan secara berkelanjutan hingga proyek selesai. Untuk itu, dinas terkait diminta rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres pekerjaan.

Selain aspek teknis, Wabup juga menyoroti dampak ekonomi dari pembangunan jalan tersebut. Ia menilai perbaikan akses jalan akan memperlancar distribusi hasil pertanian, yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di wilayah Lamasi dan sekitarnya.

“Dengan jalan yang lebih baik, petani bisa lebih mudah mengangkut hasil panen ke pasar. Ini tentu berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” ujarnya.

Pihak dinas teknis menjelaskan bahwa proyek pengaspalan ini merupakan bagian dari program peningkatan jalan kabupaten yang telah direncanakan sebelumnya. Pengerjaan dilakukan secara bertahap, mengingat kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah akibat curah hujan tinggi serta beban kendaraan.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Luwu dari dapil 5 yang turut hadir menegaskan komitmen legislatif dalam mengawal penggunaan anggaran agar tepat sasaran.

“Kami akan terus mengawasi agar anggaran yang digunakan benar-benar menghasilkan kualitas yang sesuai harapan masyarakat,” ujar salah satu anggota dewan.

Di tingkat desa, Kepala Desa Wiwitan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya. Ia mengungkapkan bahwa sebelum diperbaiki, jalan tersebut kerap sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

“Kalau hujan, jalan ini sangat sulit dilewati. Kendaraan sering terjebak. Dengan adanya perbaikan ini, kami sangat terbantu,” katanya.

Warga setempat juga menyambut positif proyek tersebut dan berharap pengerjaan dapat segera rampung tanpa mengorbankan kualitas. Selain memperlancar transportasi, perbaikan jalan diharapkan membuka peluang ekonomi baru serta meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Luwu menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur akan tetap menjadi prioritas dalam mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah. Peninjauan langsung oleh pimpinan daerah dipandang sebagai langkah efektif untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai perencanaan.

Dengan pengawasan yang intensif, sinergi antarinstansi, serta dukungan masyarakat, proyek pengaspalan jalan poros Lamasi–Bolong diharapkan dapat selesai tepat waktu dan menjadi contoh pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, pemerintah daerah juga berencana melanjutkan program peningkatan jalan di sejumlah titik lain yang masih membutuhkan penanganan, sejalan dengan upaya memperkuat konektivitas dan daya saing daerah.

Penulis: AsL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *