Pasaman Barat-BreakingNewspost.id — 4 Mei 2026 –Purnawirawan TNI berpangkat Peltu, Firman, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Wali Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) 2026.
Pernyataan tersebut menandai keterlibatan Firman dalam kontestasi politik tingkat nagari yang mulai menunjukkan dinamika menjelang pelaksanaan pemilihan. Sebagai putra asli Ujung Gading, Firman menilai pengabdian melalui jalur pemerintahan nagari merupakan kelanjutan dari dedikasinya selama bertugas sebagai prajurit TNI.
Firman diketahui merupakan suami dari Irdayati dan ayah dari dua putra. Ia mengenyam pendidikan dasar hingga menengah di Ujung Gading sebelum melanjutkan pendidikan militer melalui Sekolah Calon Tamtama (Secata) pada 1992–1993. Ia juga mengikuti pendidikan kecabangan Zeni di Bogor sebagai bagian dari penguatan kompetensi militernya.
Dalam perjalanan kariernya, Firman pernah bertugas di Yonzipur 1/Dhira Dharma, Kodam I/Bukit Barisan, sejak 1993 hingga 2006. Setelah itu, ia mengabdi sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Nagari Ujung Gading, Koramil 06/Ujung Gading, Kodim 0305/Pasaman, di bawah Korem 032/Wirabraja.
Pengalaman tersebut, menurut Firman, membentuk pemahaman yang kuat terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya di wilayah tempat ia berasal. Tidak hanya di lingkungan militer, ia juga memiliki pengalaman di bidang pemerintahan nagari sebagai anggota Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Ujung Gading periode 2015–2021.
Dengan latar belakang tersebut, Firman mengusung visi pelayanan publik yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, keadilan sosial, serta transparansi dalam pengelolaan anggaran nagari.
“Motivasi saya sederhana, ingin berbuat baik dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa pembangunan nagari ke depan harus mengedepankan partisipasi masyarakat serta pengelolaan sumber daya secara terbuka agar kepercayaan publik dapat terus terjaga.
Seiring mendekatnya Pilwana 2026, dinamika politik di tingkat nagari di Pasaman Barat mulai menghangat. Sejumlah figur lokal mulai bermunculan, menawarkan gagasan dan program masing-masing.
Kehadiran Firman sebagai salah satu kandidat dinilai menambah pilihan bagi masyarakat. Namun demikian, arah dukungan publik masih akan sangat ditentukan oleh visi, rekam jejak, serta kemampuan para kandidat dalam menjawab kebutuhan warga secara konkret.
Pilwana Ujung Gading diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi politik, tetapi juga momentum untuk melahirkan kepemimpinan yang mampu mendorong pembangunan nagari yang inklusif dan berkelanjutan.
Liputan:M.ali Asman















