Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Sedih Liat Pondok Jadi Begini Unggahan Ria DJ Gobel Picu Sorotan Baru di Tengah Perdebatan Kasus Dedy Matahari

47
×

Sedih Liat Pondok Jadi Begini Unggahan Ria DJ Gobel Picu Sorotan Baru di Tengah Perdebatan Kasus Dedy Matahari

Sebarkan artikel ini

MANADO-BreakingNewapost.id — Unggahan emosional dari akun Facebook “Oma Opa Mini Vlog” yang diduga dikelola oleh Ria DJ Gobel alias Aini Sayang mendadak menjadi perhatian publik di tengah memanasnya perdebatan terkait perkara yang menyeret nama IPTU Dedy Vengki Matahari.

Dalam unggahan tersebut, terlihat sebuah pondok dengan narasi bernada sedih:

“Ya Allah sedih liat pondok penuh kenangan jadi begini. Insha Allah ada hikmah di balik semua ini.”

Unggahan itu langsung memantik beragam reaksi warganet. Sebagian publik menilai curhatan tersebut muncul di tengah mulai bergesernya opini masyarakat setelah sejumlah perkembangan hukum terbaru dalam perkara Dedy Matahari mencuat ke publik.

Sebagaimana diketahui, Pengadilan Negeri Manado sebelumnya dalam putusan praperadilan menyoroti adanya dugaan:

“penundaan penanganan perkara secara berlarut-larut (undue delay) tanpa alasan hukum yang sah.”

Tak hanya itu, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara juga diketahui telah menerbitkan sejumlah petunjuk hukum, di antaranya:

surat P-19 tertanggal 24 Februari 2026;

surat P-20 tertanggal 7 April 2026;

serta pengembalian SPDP tertanggal 30 April 2026 karena hasil penyidikan tambahan disebut tidak diterima hingga batas waktu berakhir.

Perkembangan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan baru di tengah masyarakat terkait narasi yang selama ini berkembang luas di media sosial.

Selama berbulan-bulan, akun “Oma Opa Mini Vlog” diketahui aktif mengangkat dan memviralkan perkara yang menyeret nama Dedy Matahari. Namun belakangan, sebagian publik mulai mempertanyakan mengapa perkembangan hukum terbaru, termasuk putusan praperadilan serta terbitnya P-19 dan P-20, dinilai tidak ikut dipublikasikan secara seimbang.

“Kalau dulu penetapan tersangka terus yang diviralkan, sekarang fakta-fakta hukumnya juga harus dibuka supaya publik tahu semuanya,” tulis salah satu warganet.

Di sisi lain, tim kuasa hukum Dedy Matahari mulai menyoroti dugaan adanya pembentukan opini publik secara berlebihan yang dinilai berpotensi menimbulkan tekanan sosial maupun psikologis terhadap keluarga kliennya.

Bahkan, muncul pula spekulasi publik yang mengaitkan intensitas viralitas perkara tersebut dengan dugaan persoalan pribadi di masa lalu, termasuk perkara yang pernah menyeret nama suami Ria DJ Gobel dalam kasus berbeda. Meski demikian, dugaan itu belum pernah diuji maupun dibuktikan dalam proses hukum perkara pokok yang saat ini berjalan.

Pengamat media sosial menilai, dinamika yang berkembang menunjukkan bagaimana opini publik di era digital dapat berubah sangat cepat seiring munculnya fakta-fakta hukum baru.

“Yang mulai dipertanyakan publik sekarang bukan lagi sekadar siapa yang paling viral, tetapi apakah informasi yang disampaikan selama ini sudah utuh dan berimbang,” ujar seorang pengamat komunikasi publik.

Unggahan mengenai “pondok penuh kenangan” itu pun oleh sebagian netizen dianggap menggambarkan tekanan emosional yang kini mulai dirasakan setelah arah opini publik perlahan berubah pasca putusan praperadilan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Ria DJ Gobel terkait maksud unggahan tersebut maupun berbagai sorotan publik yang berkembang di media sosial.

Yoksan salenda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *