Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDAERAH

Founder GARDA 08 DPP Sulsel Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026, Kedalaman Skuad Dinilai Jadi Faktor Pembeda

1
×

Founder GARDA 08 DPP Sulsel Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026, Kedalaman Skuad Dinilai Jadi Faktor Pembeda

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR-BreakingNewspost.id – Euforia menuju Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai kalangan pecinta sepak bola. Berbagai prediksi mengenai calon juara pun bermunculan, terutama terhadap negara-negara yang selama ini menjadi kekuatan utama sepak bola dunia. Di tengah beragam prediksi tersebut, Founder LSM GARDA 08 DPP Sulawesi Selatan, Awaluddin Anwar Dg. Lalang, secara terbuka menjagokan Argentina untuk kembali meraih gelar juara dunia dan mencatat sejarah sebagai juara bertahan yang sukses mempertahankan trofi pada edisi berikutnya.

Menurut Awaluddin, peluang Argentina untuk kembali menjadi kampiun dunia tidak hanya didasarkan pada status mereka sebagai juara Piala Dunia 2022, tetapi juga karena perkembangan skuad yang dinilainya semakin matang dan kompetitif dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menilai kekuatan utama Tim Tango saat ini terletak pada kedalaman skuad yang merata di hampir seluruh lini permainan. Kondisi tersebut membuat Argentina memiliki banyak pilihan pemain berkualitas tanpa mengalami penurunan performa yang signifikan ketika melakukan rotasi.

“Argentina saat ini adalah salah satu tim paling lengkap di dunia. Mereka tidak hanya memiliki pemain inti berkualitas tinggi, tetapi juga memiliki pelapis yang mampu bermain pada level yang hampir sama. Dalam turnamen panjang seperti Piala Dunia, faktor seperti ini sangat menentukan,” ujar Awaluddin.

Menurutnya, keberhasilan Argentina meraih gelar dunia di Qatar pada 2022 bukanlah pencapaian yang terjadi secara kebetulan. Gelar tersebut dinilai sebagai hasil dari proses pembinaan yang berjalan secara konsisten, mulai dari regenerasi pemain, pembentukan karakter tim, hingga penerapan filosofi permainan yang jelas dan berkesinambungan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Argentina dinilai berhasil membangun keseimbangan antara pemain senior yang sarat pengalaman dengan generasi muda yang terus berkembang. Kombinasi tersebut dianggap menjadi modal penting dalam menghadapi ketatnya persaingan di panggung sepak bola internasional.

“Mereka berhasil melakukan regenerasi tanpa kehilangan identitas permainan. Banyak pemain muda yang siap mengambil peran ketika pemain senior mulai berkurang kontribusinya. Tidak semua negara mampu melakukan transisi seperti ini,” katanya.

Meski demikian, Awaluddin mengakui bahwa jalan Argentina menuju gelar juara tidak akan mudah. Ia menyebut sejumlah negara seperti Prancis, Spanyol, Inggris, Portugal, dan Brasil tetap menjadi ancaman serius yang memiliki kualitas pemain serta tradisi sepak bola yang kuat.

Namun, jika berbicara mengenai keseimbangan tim secara keseluruhan, ia menilai Argentina masih memiliki keunggulan dibanding para pesaingnya.

“Prancis memiliki banyak pemain bintang, Inggris memiliki generasi yang sangat menjanjikan, Spanyol berkembang pesat dengan filosofi permainan yang kuat, sementara Brasil dan Portugal selalu berbahaya. Tetapi jika melihat keseimbangan antarlini, kedalaman skuad, dan mental juara, Argentina masih berada di posisi yang sangat baik,” ujarnya.

Selain faktor teknis, Awaluddin juga menyoroti aspek psikologis yang menurutnya menjadi salah satu kekuatan terbesar Argentina saat ini. Status sebagai juara bertahan dinilai telah membentuk karakter tim yang lebih matang dalam menghadapi tekanan pertandingan besar.

Menurutnya, pengalaman menghadapi laga-laga krusial dalam beberapa turnamen internasional membuat para pemain Argentina memiliki kepercayaan diri dan ketahanan mental yang sulit ditandingi.

“Mereka sudah merasakan bagaimana tekanan final, bagaimana menghadapi pertandingan hidup-mati, dan bagaimana bangkit dalam situasi sulit. Pengalaman seperti itu sangat berharga ketika berada di turnamen sebesar Piala Dunia,” katanya.

Ia juga menilai filosofi permainan Argentina saat ini semakin fleksibel. Tim tersebut mampu tampil dominan ketika menguasai bola, tetapi juga efektif saat bermain lebih pragmatis menghadapi lawan yang kuat. Fleksibilitas taktik tersebut dianggap sebagai salah satu faktor yang membuat Argentina sulit ditebak.

Di sisi lain, sejumlah pengamat sepak bola internasional juga menilai bahwa persaingan menuju Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu yang paling ketat dalam sejarah. Banyak negara besar saat ini memiliki generasi pemain yang sedang berada dalam puncak performa, sehingga peluang juara relatif terbuka.

Meski demikian, Awaluddin tetap meyakini bahwa Argentina memiliki peluang paling besar untuk mengulang kesuksesan mereka.

“Dalam sejarah sepak bola, tim yang menjadi juara dunia biasanya bukan hanya tim yang memiliki pemain hebat, tetapi tim yang mempunyai organisasi permainan yang kuat, kedalaman skuad, dan mentalitas juara. Menurut saya, Argentina memenuhi seluruh unsur tersebut,” jelasnya.

Ia optimistis Tim Tango mampu kembali tampil dominan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Piala Dunia 2026. Namun, ia juga menegaskan bahwa prediksi tersebut tetap bergantung pada banyak faktor, termasuk kondisi pemain, konsistensi performa, serta kemampuan menghindari badai cedera menjelang dan selama turnamen berlangsung.

“Prediksi saya tetap sama. Argentina adalah kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026. Kedalaman skuad mereka menjadi pembeda yang nyata dibandingkan banyak tim lain. Jika mampu menjaga konsistensi permainan dan terhindar dari cedera pemain kunci, saya yakin Argentina berpeluang besar kembali mengangkat trofi dan menciptakan sejarah sebagai juara dunia dua kali berturut-turut,” tutup Awaluddin Anwar Dg. Lalang.Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *