Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintah

Dari Timor Tengah Selatan Menuju Kampus-Kampus Dunia: Gubernur NTT Dukung SMA Garuda Tumbuh Bersama Masyarakat

20
×

Dari Timor Tengah Selatan Menuju Kampus-Kampus Dunia: Gubernur NTT Dukung SMA Garuda Tumbuh Bersama Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Kupang|BreakingNewsPost.id — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan komitmennya mendukung penyelenggaraan SMA Unggul Garuda di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia. Sekolah berasrama tersebut diproyeksikan menjadi salah satu wahana pembinaan generasi muda yang memiliki kapasitas akademik, kepemimpinan, karakter, dan daya saing global, tanpa kehilangan akar budaya serta kepedulian terhadap masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat memberikan arahan kepada keluarga besar SMA Garuda Unggulan Baru melalui konferensi video dari Tambolaka, Jumat (17/7). Pertemuan dipusatkan di Ruang Rapat Gubernur, Gedung Sasando, Kupang, dan dihadiri Kepala SMA Garuda Unggulan Baru beserta jajaran guru, perwakilan peserta didik, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Ambros Kodo, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Ruth Laiskodat.

Gubernur menjelaskan dirinya tidak dapat hadir secara langsung di Kupang karena penerbangan dari Tambolaka mengalami kendala saat menjalankan tugas kedinasan di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Saya mohon maaf karena belum bisa hadir bersama Bapak, Ibu, dan adik-adik sekalian. Mudah-mudahan pertemuan melalui Zoom ini tidak mengurangi makna kebersamaan kita,” ujar Gubernur.

Dalam arahannya, Emanuel Melkiades Laka Lena menilai kehadiran SMA Garuda merupakan bagian dari agenda pembangunan sumber daya manusia yang dicanangkan pemerintah pusat melalui peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas.

Menurutnya, sekolah tersebut diharapkan mampu membuka jalan bagi peserta didik Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi bereputasi internasional, sekaligus membentuk karakter kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada bangsa.

Sejak awal kami menyambut baik kehadiran SMA Garuda di NTT. Pemerintah Provinsi siap memberikan dukungan agar sekolah ini berkembang dengan baik dan menjadi tempat lahirnya generasi yang mampu bersaing di tingkat dunia,” katanya.

Meski demikian, Gubernur mengingatkan bahwa keberhasilan akademik tidak boleh memutus hubungan peserta didik dengan masyarakat dan daerah asal.

Saya berharap adik-adik dipersiapkan untuk menembus universitas-universitas terbaik dunia. Namun setelah memperoleh pendidikan terbaik, jangan melupakan masyarakat, budaya, dan tanah kelahiran. Jadilah generasi yang berprestasi secara global, tetapi tetap membumi dan siap mengabdi kepada Indonesia,” pesannya.

Kepala SMA Garuda Unggulan Baru, Marta Mila Sughesti, S.Pd., S.S., M.Pd., mengatakan audiensi tersebut sengaja dilakukan sebagai langkah awal membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTT.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam perjalanan SMA Garuda sebagai lembaga pendidikan yang diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan, literasi, serta kualitas sumber daya manusia di NTT.

Kami datang memohon restu dan dukungan agar SMA Garuda dapat menjadi penggerak peningkatan mutu pendidikan di NTT. Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi untuk melahirkan generasi unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing global,” ujarnya.

Ia menjelaskan SMA Garuda dirancang sebagai sekolah berasrama dengan penguatan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), pendidikan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, serta pembinaan yang mendukung peserta didik melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bereputasi dunia.

Namun, orientasi sekolah tidak hanya diarahkan pada prestasi akademik. SMA Garuda juga ingin membangun hubungan yang erat dengan masyarakat sekitar.

Guru Bahasa Indonesia SMA Garuda, Muhammad Iqbal Istiqlal, mengatakan para tenaga pendidik ingin menjadikan sekolah tersebut sebagai bagian dari kehidupan masyarakat NTT.

Kami tidak merasa sebagai tamu, tetapi diterima sebagai keluarga. Karena itu kami ingin ikut memajukan NTT. Harapan kami, SMA Garuda dapat tumbuh bersama masyarakat dan memberi manfaat bagi daerah,” katanya.

Pandangan tersebut mendapat dukungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambros Kodo, yang menegaskan bahwa SMA Garuda tidak boleh berkembang sebagai institusi yang eksklusif.

Menurutnya, sekolah tersebut harus menjadi ruang perjumpaan peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia untuk belajar, hidup bersama, serta membangun nilai persaudaraan dalam keberagaman.

SMA Garuda harus menjadi ruang yang mempertemukan anak-anak terbaik dari berbagai daerah untuk belajar, hidup, dan tumbuh bersama masyarakat. Sekolah ini hadir untuk menjahit Indonesia,” tegas Ambros.

Optimisme juga datang dari peserta didik angkatan pertama. Muhammad Zidane Aulia Zalhus, lulusan SMP Negeri 1 Karawang Barat, mengaku bersyukur memperoleh kesempatan menjadi bagian dari SMA Garuda dan berharap dapat mengembangkan kompetensinya di bidang STEM sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi bereputasi internasional.

Harapan serupa disampaikan Michelle, lulusan SMPK Citra Bangsa Kupang, yang ingin SMA Garuda berkembang menjadi pusat pendidikan unggulan bagi generasi muda Indonesia.

Sementara Maria Hildequeen Banda, lulusan SMPK Maria Goretti Ende, berharap seluruh peserta didik dapat membangun persaudaraan yang kuat sekaligus saling mendorong untuk meraih kesempatan belajar di perguruan tinggi terbaik dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyatakan dukungan terhadap berbagai program pengabdian masyarakat yang akan dijalankan oleh peserta didik SMA Garuda sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Dengan senang hati kami akan membantu. Prestasi akademik harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial dan semangat melayani masyarakat,” katanya.

Dukungan pemerintah juga mencakup aspek kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Ruth Laiskodat, menyatakan kesiapan pemerintah daerah memberikan layanan pemeriksaan kesehatan berkala bagi warga sekolah serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang sehat, aman, dan bebas dari kekerasan.

Menutup arahannya, Gubernur kembali menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT akan terus mengawal pelaksanaan SMA Garuda sebagai bagian dari program strategis nasional di bidang pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan sekolah tersebut tidak hanya diukur dari banyaknya lulusan yang diterima di perguruan tinggi bereputasi dunia, tetapi juga dari lahirnya generasi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, serta komitmen membangun daerah dan Indonesia.

Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, sudah menjadi tugas kami memastikan program strategis nasional berjalan dengan baik. Saya percaya SMA Garuda akan melahirkan generasi yang mampu bersaing di tingkat dunia, namun tetap mencintai masyarakat dan siap mengabdi bagi Indonesia. Pemerintah Provinsi NTT siap berjalan bersama SMA Garuda dalam mewujudkan cita-cita tersebut,” pungkas Gubernur.

Penulis: Bergita Abi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *