KONAWE | BreakingNewsPost.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sekadar menyalurkan makanan ke tangan peserta didik, melainkan wajib menjamin pemenuhan standar gizi, keamanan pangan, kebersihan, serta akuntabilitas setiap tahapan pelaksanaannya. Atas dasar itu, Ketua Dewan Pengawas MBG APKLI-P Wilayah Sulawesi, Iwan Hammer, melakukan inspeksi lapangan ke SDN No. 02 Sukamaju Mataiwoi, Kecamatan Onembute, Kabupaten Konawe, pada Jumat (31/7/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda pengawasan independen terhadap implementasi program di tingkat satuan pendidikan. Pengawasan dilakukan untuk menelusuri secara langsung alur penyaluran, mulai dari penerimaan makanan di lokasi, proses penyajian, hingga kondisi kebersihan serta koordinasi antara pihak sekolah dan pelaksana program.
Di lokasi, Iwan Hammer meninjau langsung proses pembagian makanan kepada peserta didik, mengamati kesesuaian sajian, serta berdialog mendalam dengan Kepala SDN No. 02 Sukamaju Mataiwoi, Fatmawati, S.Pd., jajaran dewan guru.
Menurut Iwan Hammer, keberhasilan program tidak bisa hanya diukur dari angka penyaluran. Yang jauh lebih krusial adalah memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi yang ditetapkan, diproses secara higienis, disalurkan tepat waktu, dan benar-benar diterima oleh seluruh peserta didik yang menjadi sasaran.
“Kami hadir bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan standar yang berlaku. Program berskala besar yang dibiayai anggaran negara ini harus diawasi bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak sebagai penerima utama,” ujar Iwan Hammer.
Ia menegaskan pengawasan adalah pilar penting untuk menjaga integritas program. Evaluasi di lapangan diperlukan agar kendala yang muncul dapat segera diidentifikasi dan diperbaiki sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.
“Program MBG adalah investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia bangsa. Oleh karena itu, setiap pihak yang terlibat memiliki tanggung jawab menjaga kualitas pelayanan agar tujuan peningkatan gizi anak benar-benar tercapai,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala SDN No. 02 Sukamaju Mataiwoi, Fatmawati, S.Pd., menyambut baik kehadiran tim pengawas. Menurutnya, hal ini menjadi ruang evaluasi sekaligus dorongan bagi pihak sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program.
Kami berkomitmen mendukung Program MBG sesuai ketentuan yang berlaku, dan terus berkoordinasi dengan pelaksana agar distribusi berjalan tertib, aman, dan sesuai kebutuhan peserta didik. Kami menyambut baik setiap masukan yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan, agar program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak-anak kami,” ujar Fatmawati.
Pengawasan terhadap program ini dinilai sangat krusial karena berkaitan langsung dengan hak dasar anak atas pemenuhan gizi. Selain aspek kecukupan nutrisi, perhatian juga diarahkan pada keamanan pangan, sanitasi pengolahan dan penyajian, ketepatan waktu penyaluran, variasi menu, serta efektivitas mekanisme pengawasan internal yang diterapkan.
Dalam pertemuan tersebut, dewan guru juga menyampaikan sejumlah catatan dan masukan untuk memperbaiki pelaksanaan agar semakin efektif, transparan, dan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan peserta didik.
Kegiatan berlangsung dalam suasana terbuka dan dialogis. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan forum evaluasi bersama untuk memperkuat sinergi antara sekolah, pelaksana program, dan unsur pengawas dalam menjaga kualitas implementasi program nasional.
Melalui pengawasan berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan MBG senantiasa memenuhi prinsip pelayanan publik yang baik: transparan, dapat dipertanggungjawabkan, aman, dan tepat sasaran. Dengan demikian, program ini tidak hanya menjadi kegiatan membagikan makanan, melainkan fondasi nyata untuk membangun generasi yang lebih sehat, cerdas, dan tangguh di masa depan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran dewan guru serta perwakilan pelaksana Program MBG yang bersama-sama menelaah dan mengevaluasi pelaksanaan program di lingkungan sekolah.
Liputan:Tim/Red
















