Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Penataan Lapak PKL di Lapangan Dulunna Ajangale, APKLI-P Ajak Pedagang Tertib dan Jaga Kebersihan

24
×

Penataan Lapak PKL di Lapangan Dulunna Ajangale, APKLI-P Ajak Pedagang Tertib dan Jaga Kebersihan

Sebarkan artikel ini

BONE  | BreakingNewsPost.id — 10 Agustus 2026, Penataan lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Lapangan Dulunna Ajangale mendapat perhatian dari DPC APKLI-P Kecamatan Ajangale. Ketua DPC APKLI-P Kecamatan Ajangale, Nurhayati, bersama jajaran organisasi mengajak para pedagang menjaga ketertiban, kebersihan, dan keteraturan dalam memanfaatkan ruang publik.

Kabid Humas dan Informasi APKLI-P, Rudiandi CFLE, didampingi Ketua DPC APKLI-P Kecamatan Ajangale, Nurhayati, turun langsung menemui para pedagang di kawasan Lapangan Dulunna Ajangale untuk menyampaikan imbauan mengenai penataan lapak.

Dalam kesempatan tersebut, Rudiandi meminta para pedagang menata lapaknya secara tertib dan tidak menggunakan ruang yang berpotensi mengganggu akses masyarakat maupun aktivitas pengguna lapangan.

Menurut Rudiandi, keberadaan PKL merupakan bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, penataan tidak seharusnya dimaknai sebagai upaya menghilangkan aktivitas pedagang, melainkan mencari keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat, ketertiban umum, kenyamanan pengunjung, dan fungsi ruang publik.

Kami meminta kepada para pedagang agar bersama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan. Lapak ditata dengan baik sehingga aktivitas jual beli tetap berjalan, tetapi masyarakat juga merasa nyaman menggunakan kawasan ini,” ujar Rudiandi.»

Ia juga mengingatkan para pedagang agar memperhatikan kebersihan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah setelah aktivitas perdagangan selesai.

Rudiandi menilai lapak yang tertata tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga dapat menciptakan lingkungan usaha yang lebih baik bagi para pedagang.

Kawasan yang bersih dan tertib, menurutnya, dapat mengurangi potensi munculnya persoalan antara pedagang, pengguna lapangan, maupun masyarakat sekitar.

Sementara itu, Nurhayati selaku Ketua DPC APKLI-P Kecamatan Ajangale mengajak para pedagang untuk bersama-sama menaati kesepakatan serta ketentuan penataan yang berlaku.

Menurut Nurhayati, keterlibatan pedagang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi sekaligus mempertahankan fungsi Lapangan Dulunna Ajangale sebagai ruang publik.

APKLI-P berharap komunikasi antara pedagang, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya terus dibangun. Dengan demikian, penataan PKL dapat dilakukan secara humanis, terarah, serta tetap memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat kecil.

Penataan kawasan Lapangan Dulunna Ajangale juga diharapkan menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa ruang publik merupakan fasilitas yang digunakan seluruh masyarakat. Karena itu, pemanfaatannya perlu dilakukan secara tertib, bersih, dan bertanggung jawab.

Tim/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *