Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

BPBD Sikka Perbarui Data Dampak Gempa Flores, 4 Warga Meninggal

11
×

BPBD Sikka Perbarui Data Dampak Gempa Flores, 4 Warga Meninggal

Sebarkan artikel ini

SIKKA | Breakingnewspost.id — BPBD Kabupaten Sikka memperbarui data dampak gempa bumi Flores per Minggu (16/8/2026). Sebanyak 24 orang tercatat menjadi korban, terdiri dari empat meninggal dunia, delapan luka berat, enam luka ringan, dan enam lainnya dalam penanganan. Selain itu, 228 rumah dan 60 fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan.

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka sekaligus Kepala BPBD Sikka, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, mengatakan pembaruan data dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD.

Data tersebut disampaikan Femy Bapa dalam konferensi pers di Kantor BPBD Sikka, Minggu malam.

Jumlah warga yang masih bertahan di pusat pengungsian Gelora Samador Maumere pada hari kedua pascagempa tercatat 814 orang, turun dari 1.264 orang pada hari pertama.

Penurunan jumlah pengungsi terjadi setelah sebagian warga meninggalkan lokasi pengungsian dan memilih tinggal bersama keluarga.

Dari 814 pengungsi tersebut, sebanyak 380 laki-laki dan 434 perempuan. Kelompok rentan terdiri dari 31 bayi, 55 balita, 145 anak-anak, tiga ibu hamil, 28 lansia, dan satu penyandang disabilitas.

Pengungsi juga masih tersebar di sejumlah lokasi lain. Di samping Gereja Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, tercatat 150 orang. Kemudian lima orang di Dusun Kangae, 10 orang di Dusun Nitung, Kecamatan Kangae, dan enam orang di Dusun Wololuma, Kecamatan Doreng.

228 Rumah Rusak

BPBD Sikka mencatat 228 unit rumah warga mengalami kerusakan. Kerusakan tersebar di Alok Barat 12 unit, Alok Timur satu unit, Bola 24 unit, Doreng tujuh unit, Koting satu unit, Lela tiga unit, Nita 10 unit, Paga 14 unit, Palue 141 unit, dan Tanawawo 15 unit.

Selain rumah warga, sebanyak 60 fasilitas umum juga dilaporkan mengalami kerusakan. Rinciannya sembilan bangunan pemerintah, 10 fasilitas kesehatan, 11 fasilitas pendidikan, 10 ruas jalan, dan 10 rumah ibadah.

Empat Warga Meninggal

Untuk korban manusia, BPBD Sikka mencatat total 24 orang terdampak, yakni empat orang meninggal dunia, delapan luka berat, enam luka ringan, dan enam orang lainnya.

“Untuk korban jiwa akibat gempa bumi ini sebanyak 24 orang yang terdiri dari empat orang meninggal dunia, delapan orang luka berat, enam orang luka ringan, dan lainnya enam orang,” kata Femy.

Sementara itu, bantuan bagi warga terdampak terus berdatangan dari pemerintah dan berbagai pihak. Bantuan antara lain berasal dari Presiden, BNPB, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, perbankan, LSM, dan dunia usaha.

Menurut Femy, bantuan mulai disalurkan kepada warga terdampak, baik yang berada di pusat pengungsian Gelora Samador maupun masyarakat di desa-desa yang terdampak bencana.

BPBD Sikka masih melakukan pemutakhiran data untuk memastikan jumlah korban, tingkat kerusakan, kebutuhan pengungsi, serta distribusi bantuan dapat terpetakan secara akurat.

Yuven Fernandez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *