Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Pemprov NTT Apresiasi Bantuan BPK RI untuk Korban Gempa Flores

8
×

Pemprov NTT Apresiasi Bantuan BPK RI untuk Korban Gempa Flores

Sebarkan artikel ini

KUPANG | BreakingNewsPost.id — Solidaritas untuk warga terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, terus menguat. Jumat (21/8/2026), Pemerintah Provinsi NTT menerima bantuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melalui program “Korpri BPK Peduli” berupa uang tunai Rp320 juta dan sembako senilai sekitar Rp15 juta.

Bantuan tersebut diserahkan Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTT, Triyantoro, kepada Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma di Posko Tanggap Darurat Gempa Bumi, Kantor BPBD Provinsi NTT.

Bantuan sembako terdiri atas beras, minyak goreng, susu, sardine, kecap, teh, sampo, wafer, sabun, pasta gigi, pembalut, dan pampers.

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan apresiasi kepada Ketua BPK RI dan seluruh keluarga besar BPK atas kepedulian terhadap masyarakat NTT, terutama warga Pulau Flores yang terdampak gempa.

“Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua BPK RI dan seluruh keluarga besar BPK di Indonesia atas kepedulian, solidaritas, empati, serta bantuan kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya di Pulau Flores,” ujar Johni.

Menurut Johni, bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Dukungan tersebut juga penting untuk menguatkan kondisi psikologis masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

“Semoga apa yang diberikan ini bukan hanya dapat meringankan beban masyarakat, tetapi juga memperkuat psikologi mereka yang terdampak bencana. Mereka tahu bahwa seluruh bangsa Indonesia ikut berduka dan memberikan perhatian atas apa yang terjadi,” katanya.

Solidaritas Nasional Menguat

Johni mengatakan penanganan bencana membutuhkan kerja bersama. Pemerintah dan masyarakat tidak dapat bekerja sendiri untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan.

Dukungan dari lembaga negara, organisasi, dunia usaha, dan masyarakat dari berbagai daerah, kata dia, menjadi kekuatan penting dalam menghadapi dampak gempa di Flores.

Ia juga mengapresiasi solidaritas masyarakat dari berbagai provinsi yang terus mengirimkan bantuan untuk warga NTT.

“Hampir semua provinsi ikut mengirimkan bantuan. Ini menunjukkan solidaritas bangsa Indonesia yang luar biasa,” ujarnya.

Johni memastikan Pemprov NTT akan menyalurkan dan memanfaatkan bantuan yang diterima untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak gempa.

Donasi Tembus Rp5 Miliar

Di tengah mengalirnya bantuan, Johni mengungkapkan donasi dari berbagai pihak yang masuk melalui rekening dana penampung bantuan gempa Flores telah mencapai lebih dari Rp5 miliar.

Selain dana donasi tersebut, Pemprov NTT menyiapkan anggaran Rp25 miliar untuk mendukung penanganan bencana di wilayah Flores.

Menurut Johni, dukungan tersebut diharapkan memperkuat penanganan selama masa tanggap darurat sekaligus membantu proses pemulihan masyarakat terdampak.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTT Triyantoro mengatakan bantuan tersebut merupakan amanah dari pimpinan BPK RI sekaligus bentuk kepedulian keluarga besar BPK terhadap masyarakat NTT.

“Kami dari BPK Perwakilan Provinsi NTT mendapat amanah dari pimpinan BPK RI untuk menyampaikan sumbangan sebagai bagian dari kepedulian kita kepada keluarga di Provinsi NTT. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan keluarga kita yang ada di Flores,” ujar Triyantoro.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Plh. Sekda Provinsi NTT Yohanes Oktovianus, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Selfie Nange, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Lery Rupidara, Kepala BKD NTT Kanisius Mau, serta Sekretaris BPBD NTT Yohanes Takadosi.

Bantuan BPK RI tersebut menambah dukungan bagi masyarakat Flores yang terdampak gempa. Solidaritas lintas lembaga dan masyarakat diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus memperkuat proses pemulihan pascabencana.

Penulis: Bergita Abi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *