Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDAERAH

Pentas Seni Anak Nagari Pauh Semarak, Bupati Welly Dorong PKAN Jadi Ruang Tumbuh Generasi Kreatif

19
×

Pentas Seni Anak Nagari Pauh Semarak, Bupati Welly Dorong PKAN Jadi Ruang Tumbuh Generasi Kreatif

Sebarkan artikel ini

PASAMAN | BreakingNewsPost — Panggung seni di Nagari Pauh, Kabupaten Pasaman, dipenuhi kreativitas anak-anak dan generasi muda dalam Pentas Seni dan Kreativitas Anak Nagari Pauh, Jumat (21/8/2026). Kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga momentum memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman menyediakan ruang tumbuh bagi generasi muda melalui program Pusat Kreativitas Anak Nagari (PKAN).

Pentas seni yang dibuka Bupati Pasaman Welly Suhery, S.T., tersebut menampilkan beragam seni dan kreativitas masyarakat. Kegiatan sekaligus dirangkaikan dengan pelepasan mahasiswa KKN ISIPP dan UNIB yang telah menyelesaikan masa pengabdian di Nagari Pauh.

Bupati Welly mengatakan pengembangan kreativitas anak nagari merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurut dia, potensi generasi muda perlu diberikan ruang, pembinaan, dan kesempatan untuk berkembang sejak dini.

“Ini merupakan bagian dari program unggulan Kabupaten Pasaman, yaitu Pusat Kreativitas Anak Nagari atau PKAN. Program ini juga telah dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Pasaman untuk lima tahun ke depan,” ujar Welly.

Ia menegaskan, PKAN tidak boleh berhenti sebagai tempat pertunjukan seni. Program tersebut diharapkan berkembang menjadi ruang pembinaan yang mendorong anak-anak dan generasi muda untuk berkarya, berprestasi, membangun karakter, sekaligus mengembangkan keterampilan.

“Kita ingin anak-anak Pasaman memiliki ruang untuk mengekspresikan kreativitasnya. Dari kegiatan seperti ini kita berharap lahir generasi muda yang percaya diri, berkarakter dan mampu membawa nama baik Pasaman,” katanya.

Welly juga melihat kreativitas generasi muda memiliki potensi ekonomi. Karena itu, pembinaan tidak hanya diarahkan pada pencapaian prestasi, tetapi juga pada kemampuan anak nagari mengembangkan keterampilan secara mandiri.

“Ke depan, anak nagari juga diharapkan mampu mengembangkan keterampilan secara mandiri sehingga kreativitas dapat menjadi bagian dari peningkatan ekonomi melalui sektor kreatif,” ujarnya.

Pemkab Diminta Pastikan PKAN Berjalan

Bupati Welly mengimbau jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman agar memastikan program PKAN berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menilai pengembangan potensi anak nagari tidak dapat dilakukan pemerintah secara sendiri. Sekolah, pemerintah nagari, keluarga, masyarakat dan berbagai unsur lainnya perlu mengambil peran agar pembinaan generasi muda berjalan berkelanjutan.

“Potensi anak-anak kita harus diberikan ruang sejak dini. Kalau dibina dan diarahkan dengan baik, kreativitas mereka bisa menjadi prestasi sekaligus modal penting untuk masa depan,” kata Welly.

Diskominfo Dorong Publikasi Positif

Dukungan terhadap pengembangan kreativitas anak nagari juga disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman.

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Pasaman Ahdi Susanto mengatakan kegiatan seni merupakan wadah positif bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat sekaligus membangun kepercayaan diri.

“Diskominfo tentu mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Anak-anak nagari harus diberikan ruang untuk berkarya, berekspresi dan menunjukkan potensi mereka,” ujarnya.

Menurut Ahdi, potensi dan kreativitas anak nagari juga perlu dipublikasikan secara positif agar dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak kegiatan serupa.

Ia berharap kegiatan pentas seni dan kreativitas dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga bakat generasi muda di tingkat nagari dapat teridentifikasi dan memperoleh pembinaan.

Mahasiswa KKN Dilepas

Selain menjadi panggung kreativitas, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pelepasan mahasiswa KKN ISIPP dan UNIB setelah menyelesaikan masa pengabdian di Nagari Pauh.

Dosen pembimbing ISIPP menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman dan Pemerintah Nagari Pauh yang telah menerima serta mendukung mahasiswa selama menjalankan program KKN.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman dan Pemerintah Nagari Pauh yang telah menerima dan mendukung mahasiswa kami sejak awal pelaksanaan KKN hingga berakhirnya masa pengabdian,” ujarnya.

Wali Nagari Pauh juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN. Selama berada di tengah masyarakat, mahasiswa dinilai telah memberikan kontribusi melalui berbagai kegiatan pengabdian.

Bupati Welly berharap pengalaman mahasiswa selama berinteraksi dengan masyarakat dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan mereka setelah kembali ke lingkungan akademik maupun ketika memasuki dunia kerja.

Anak Nagari Tampilkan Beragam Talenta

Pentas seni berlangsung meriah dengan sejumlah penampilan dari anak-anak dan generasi muda. Mereka menampilkan beragam karya seni, mulai dari tari tradisional hingga musik, fashion show, dan solo song.

Sejumlah penampilan yang ditampilkan antara lain Tari Pasambahan oleh siswi SDN 11, musik tradisi kreasi bertema “Harmoni Nusantara” oleh murid SDN 09 Pauh, serta fashion show mahasiswa ISIPP dengan tema “The Art of Fabric”.

Selain itu, anak-anak Jorong Pauh menampilkan tari kreasi. Penampilan solo song juga dibawakan Albian Qisa dari SMPN 1 Lubuk Sikaping dan Ayana Safira Fitra.

Beragam penampilan tersebut menunjukkan potensi seni yang dimiliki anak-anak dan generasi muda Nagari Pauh. Panggung yang diberikan menjadi ruang bagi mereka untuk tampil di hadapan masyarakat sekaligus membangun keberanian dan kepercayaan diri.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pasaman Welly Suhery, S.T., Sekretaris Diskominfo Kabupaten Pasaman Ahdi Susanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dosen pembimbing ISIPP, Camat Lubuk Sikaping, Bhabinkamtibmas, Wali Nagari Pauh, mahasiswa ISIPP dan UNIB serta sejumlah tamu undangan.

Pentas Seni dan Kreativitas Anak Nagari Pauh akhirnya tidak sekadar menjadi hiburan. Kegiatan itu memperlihatkan bahwa nagari memiliki potensi besar sebagai ruang tumbuh generasi muda.

Jika ruang tersebut terus dibuka dan diikuti pembinaan yang konsisten, kreativitas anak nagari tidak hanya dapat melahirkan prestasi, tetapi juga menjadi modal sosial, budaya, dan ekonomi bagi masa depan Kabupaten Pasaman.

(Abdi Novirta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *