SOPPENG | BreakingNewspost.id — Warga Desa Abbanuange, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, mengeluhkan kelangkaan elpiji bersubsidi 3 kilogram pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Saat pasokan sulit diperoleh, harga di tingkat pengecer disebut mencapai Rp45 ribu per tabung, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) di pangkalan.
Warga mendesak Pemerintah Desa Abbanuange, Pemerintah Kabupaten Soppeng, dan aparat penegak hukum (APH) turun langsung ke lapangan. Mereka meminta pemerintah memeriksa stok, jalur distribusi, serta harga elpiji yang dijual kepada konsumen.
Kelangkaan membuat warga bergantung pada pengecer ketika pasokan di titik resmi sulit diperoleh. Namun, harga yang disebut mencapai Rp45 ribu per tabung menambah beban konsumen.
Persoalan ini tidak berhenti pada harga. Selisih antara HET dan harga pengecer menimbulkan pertanyaan tentang distribusi elpiji bersubsidi dari pangkalan hingga konsumen.
Pemerintah dan aparat terkait perlu memverifikasi kondisi tersebut. Pemeriksaan dapat memastikan apakah kelangkaan terjadi karena pasokan terbatas, distribusi tersendat, atau terdapat praktik penjualan yang membuat harga di tingkat konsumen melonjak.
Pengawasan juga perlu menyasar pangkalan. Pemerintah harus memastikan jumlah pasokan, waktu penyaluran, harga penjualan, dan penerima elpiji bersubsidi berjalan sesuai ketentuan.
“Kalau benar harga elpiji 3 kilogram di pengecer mencapai Rp45 ribu, pemerintah dan APH harus turun langsung. Jangan masyarakat yang terus menanggung akibatnya,” ujar pemerhati kebijakan publik.
Warga meminta pemeriksaan lapangan menghasilkan langkah konkret. Jika ditemukan pelanggaran, mereka berharap aparat menindak sesuai ketentuan. Jika masalahnya pasokan, pemerintah diminta menjelaskan penyebabnya dan memastikan distribusi kembali normal.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan, volume pasokan elpiji 3 kilogram ke Desa Abbanuange, mekanisme pengawasan pengecer, serta dasar harga Rp45 ribu yang disebut dibebankan kepada konsumen.Red















