Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Wagub NTT Dorong ASN Perkuat Solidaritas, PAD, Kompetensi, dan Kesiapsiagaan El Nino

8
×

Wagub NTT Dorong ASN Perkuat Solidaritas, PAD, Kompetensi, dan Kesiapsiagaan El Nino

Sebarkan artikel ini

KUPANG, BreakingNewsPost.id — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma meminta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT memperkuat kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana sekaligus meningkatkan kinerja pemerintahan. Optimalisasi pendapatan daerah, pengembangan kompetensi ASN, dan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak El Nino menjadi perhatian dalam arahannya.

Johni menyampaikan hal tersebut saat memimpin Apel Bersama ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT di halaman depan Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (7/9/2026) pagi.

Dalam kesempatan itu, Johni terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada ASN dan berbagai pihak yang telah memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa di Flores.

Menurut Johni, bantuan tidak semata-mata diukur dari besar kecilnya nilai atau jumlah barang yang disalurkan. Kepedulian tersebut juga memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang sedang menghadapi situasi bencana.

“Terima kasih kepada seluruh ASN yang telah ikut ambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Flores. Sumbangan sekecil apa pun sangat bermakna. Itu memberikan kekuatan bagi mereka bahwa mereka tidak sendiri dalam situasi bencana ini,” ujar Johni.

Johni juga mengapresiasi bantuan yang datang dari berbagai daerah, komunitas, perusahaan, dan relawan. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Ia mencontohkan bantuan dari PT Freeport serta masyarakat Minang yang mengirim sekitar 3,6 ton rendang untuk didistribusikan ke titik-titik pengungsian.

“Ini menunjukkan solidaritas dan kepedulian yang luar biasa dari saudara-saudara kita dari berbagai daerah untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana,” katanya.

Johni berharap proses pemulihan masyarakat terdampak dapat berjalan dengan baik sehingga warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kejar Target Pendapatan Daerah

Di sisi lain, Johni meminta OPD yang memiliki objek pendapatan asli daerah (PAD) meningkatkan kinerja menjelang berakhirnya tahun anggaran.

Ia meminta perangkat daerah tidak hanya mengandalkan pola kerja rutin, tetapi mencari strategi yang lebih efektif dan inovatif untuk mengoptimalkan penerimaan daerah.

“Saya minta seluruh OPD yang mempunyai objek PAD supaya kerja lebih keras lagi, kerja lebih cerdas, lebih inovatif,” tegasnya.

Menurut Johni, optimalisasi PAD penting karena kemampuan pendapatan daerah turut menentukan ruang pemerintah dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, ia meminta jajaran ASN bekerja dengan target yang jelas dan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk meningkatkan capaian pendapatan.

Kompetensi ASN Jadi Perhatian

Johni juga menegaskan dukungan Pemprov NTT terhadap ASN yang ingin meningkatkan pendidikan dan kompetensi melalui studi lanjutan.

Ia menyebut beasiswa LPDP sebagai salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan ASN sesuai persyaratan dan mekanisme yang berlaku.

“Gubernur, bersama Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah serta pimpinan OPD tentunya memberikan dukungan bagi setiap ASN yang ingin melanjutkan studi, misalnya melalui beasiswa LPDP,” kata Johni.

Ia menilai pendidikan lanjutan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi ASN. Peningkatan kapasitas itu diharapkan tidak berhenti pada pengembangan karier individu, tetapi juga berdampak pada kualitas kontribusi ASN terhadap daerah.

Johni mengingatkan ASN yang hendak memanfaatkan program beasiswa agar tetap mengikuti prosedur dan ketentuan yang ditetapkan.

Waspadai Dampak El Nino

Selain persoalan pemerintahan dan pengembangan ASN, Johni mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak El Nino.

Kondisi panas dan kering, kata dia, perlu diantisipasi karena dapat memengaruhi ketersediaan air. Masyarakat diminta memastikan persediaan air rumah tangga sekaligus menghemat penggunaannya.

“Setiap rumah tangga harus menyiapkan air yang selalu cukup. Kemudian juga tentu penghematan penggunaan air,” ujarnya.

Johni juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kecukupan air minum selama kondisi cuaca panas. Pada saat yang sama, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lingkungan perlu ditingkatkan.

Ia meminta ASN ikut memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan maupun membuang puntung rokok di tempat yang berpotensi memicu kebakaran.

Rangkaian arahan tersebut menunjukkan sejumlah agenda yang harus berjalan bersamaan, yakni solidaritas terhadap warga terdampak bencana, penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan kualitas ASN, serta kesiapsiagaan menghadapi risiko lingkungan dan cuaca.

Reporter: Bergita Abi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *