SOPPENG | BreakingNewspost.Id — Dugaan oli tidak sesuai standar mencuat di Tocampu, Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Jumat (11/9/2026). Seorang warga Dusun Peppae mengaku menemukan kejanggalan pada oli merek Mesra ukuran satu liter yang dibelinya dari toko alat onderdil mesin.
Warga menyebut oli tersebut lebih encer dengan warna yang dinilai tidak lazim. Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai keaslian produk sekaligus asal dan jalur distribusinya.
Namun, kondisi fisik oli belum cukup untuk membuktikan bahwa produk tersebut palsu. Keaslian dan kualitasnya perlu dipastikan melalui pemeriksaan kemasan, kode produksi, dokumen transaksi dan distribusi, serta pengujian oleh pihak berwenang.
Aktivis hukum Rudiandi, C.BJ., C.EJ., C.In meminta APH dan instansi terkait memeriksa produk tersebut serta menelusuri pemasok jika ditemukan indikasi ketidaksesuaian.
“Kalau benar ada produk yang tidak sesuai atau palsu, persoalannya bukan hanya merugikan konsumen, tetapi juga menyangkut keselamatan penggunaan mesin,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik toko mengatakan tidak mengetahui adanya persoalan pada produk yang dijualnya. Ia mengaku memperoleh barang tersebut melalui pengantaran menggunakan mobil boks dari Makassar berdasarkan pesanan melalui toko daring.
“Kami membeli melalui pengantaran menggunakan mobil boks dari Makassar dan melalui pesanan toko online. Kami tidak mengetahui kalau barang tersebut bermasalah,” ungkapnya.
Keterangan tersebut masih perlu diverifikasi melalui dokumen transaksi, identitas pemasok, serta jalur distribusi barang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada hasil pemeriksaan resmi yang menyatakan oli tersebut palsu. Karena itu, dugaan tersebut masih berdasarkan keluhan konsumen dan belum dapat menjadi kesimpulan bahwa telah terjadi peredaran oli palsu.
Kini persoalannya tidak berhenti pada kondisi oli yang dikeluhkan warga. Asal produk, pemasok, dan jalur distribusinya menjadi mata rantai yang perlu diperjelas.
Jika pemeriksaan menemukan ketidaksesuaian, penelusuran rantai pasok diperlukan untuk mengetahui dari mana produk tersebut masuk, siapa yang memasok, dan bagaimana produk itu sampai beredar di Tocampu.
Sebaliknya, jika produk dinyatakan asli dan memenuhi standar, hasil pemeriksaan juga penting untuk memberikan kepastian kepada konsumen dan pelaku usaha.
Pertanyaan akhirnya sederhana, tetapi membutuhkan pembuktian: dari mana oli itu berasal dan apakah produk yang beredar di Tocampu benar-benar memenuhi standar?
(Tim/Red)















