Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Kepala BGN Tinjau MBG di NTT, Pengawasan Keamanan Makanan Jadi Sorotan

3
×

Kepala BGN Tinjau MBG di NTT, Pengawasan Keamanan Makanan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

KUPANG, BreakingNewsPost.id — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Timur mendapat perhatian langsung Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Dalam kunjungannya ke sejumlah sekolah di Kota Kupang, Sudaryono menekankan pentingnya pengawasan kebersihan dan keamanan makanan sebelum dikonsumsi siswa.

Sudaryono tiba di Bandara El Tari Kupang, Rabu (16/9/2026) siang. Ia disambut Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda BGN untuk melihat langsung pelaksanaan MBG sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Sudaryono adalah SDK St. Arnoldus Penfui. Di sekolah itu, ia berdialog dengan siswa dan melihat secara langsung proses pelaksanaan program.

Sudaryono bersama Gubernur NTT juga makan bersama siswa dengan menu MBG yang disediakan sekolah.

Namun, di balik pelaksanaan program, Sudaryono menekankan bahwa makanan yang diterima siswa tetap membutuhkan pengawasan di tingkat sekolah.

Ia meminta kepala sekolah dan guru memastikan makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi aspek keamanan sebelum dibagikan kepada siswa.

«“Saya berpesan kepada Kepala Sekolah dan para Guru, agar saat menerima makanan dari SPPG, pastikan di setiap ompreng terdapat label batas waktu untuk mengonsumsi,” ujar Sudaryono.»

Ia juga meminta pihak sekolah melakukan pengecekan terhadap makanan sebelum disajikan kepada siswa.

Menurut Sudaryono, BGN tengah menyiapkan sistem penilaian yang memungkinkan sekolah memberikan evaluasi terhadap SPPG yang melayani mereka.

Penilaian tersebut nantinya mencakup antara lain kebersihan makanan dan menu yang disediakan.

“Saat ini kami sedang menyiapkan sebuah sistem, agar ke depannya setiap sekolah dapat melakukan penilaian kepada masing-masing SPPG,” katanya.

Sistem tersebut, lanjut dia, diharapkan menjadi bagian dari evaluasi sekaligus sumber masukan untuk memperbaiki pelaksanaan MBG.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi kunjungan Kepala BGN dan rombongan. Menurut dia, kehadiran pemerintah pusat menunjukkan perhatian terhadap pelaksanaan program prioritas nasional di daerah.

“Terima kasih atas kunjungan Kepala BGN dan seluruh rombongan di Provinsi NTT,” kata Melki.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi NTT akan terus memperkuat kolaborasi dengan BGN dan pemangku kepentingan lainnya agar pelaksanaan MBG dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi anak-anak di NTT.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya bergantung pada tersalurnya makanan kepada siswa. Kebersihan, batas waktu konsumsi, kualitas menu, serta mekanisme evaluasi SPPG menjadi bagian penting dalam memastikan makanan yang diterima siswa benar-benar aman untuk dikonsumsi.

Bergita Abi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *