Larantuka, NTT-BreakingNewspost.id — Menjelang perayaan Semana Santa Larantuka, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere menurunkan 13 personel terbaiknya guna memastikan keamanan dan keselamatan umat serta wisatawan yang akan mengikuti rangkaian prosesi.
Selain personel, Basarnas juga mengerahkan sejumlah alat utama (alut) laut, di antaranya Rigid Inflatable Boat (RIB) dan Rubber Boat, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi risiko, khususnya di wilayah perairan yang menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel yang memiliki kemampuan khusus dalam pertolongan kedaruratan di air, evakuasi medis, hingga penanganan kecelakaan.
“Kami menyiagakan personel yang terlatih dalam pertolongan kedaruratan di air, evakuasi medis, dan penanganan kecelakaan. Fokus kami adalah memastikan setiap kegiatan perayaan berlangsung aman,” ujarnya.
Personel Basarnas ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti jalur utama prosesi, gereja-gereja besar, serta kawasan wisata yang berpotensi mengalami lonjakan pengunjung. Tim juga dilengkapi peralatan darurat guna merespons cepat apabila terjadi situasi tak terduga.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Basarnas tidak bekerja sendiri. Koordinasi dilakukan bersama berbagai instansi, antara lain Polres Flores Timur, TNI AL, Polairud Larantuka, BPBD Flores Timur, PMI, hingga KSOP setempat. Sejumlah posko darurat turut didirikan untuk mempercepat koordinasi dan penanganan insiden.
Selain pengamanan fisik, Basarnas juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan pengunjung terkait langkah-langkah keselamatan, seperti mematuhi rambu peringatan, menjaga jarak di tengah kerumunan, serta segera melapor ke petugas jika menemukan kondisi darurat.
Sebagai informasi, Semana Santa di Larantuka merupakan salah satu perayaan keagamaan terbesar di Nusa Tenggara Timur. Tradisi ini dikenal sarat nilai religius dan budaya, serta rutin menarik ribuan peziarah dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Dengan kesiapsiagaan Basarnas dan dukungan lintas instansi, pelaksanaan Siaga SAR Khusus Semana Santa diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan terkendali.
(Yuven Fernandez)















