Kabupaten Sikka–BreakingNewsPost.Id-Dua hari terakhir, publik disuguhkan sebuah pemandangan yang menyejukkan hati: para politisi yang dua tahun lalu berada di kubu berseberangan, kini duduk bersama dalam suasana penuh kehangatan. Mereka yang dulu saling beradu strategi, gagasan, bahkan saling sikut demi merebut “kursi panas” Bupati dan Wakil Bupati Sikka, kini menunjukkan wajah baru wajah persaudaraan.
Momentum ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah simbol kedewasaan politik. Sebuah langkah bijak yang dikemas rapi dan penuh makna oleh Bupati Sikka, Bapak Amandus bersama jajaran partai politik seperti PKB dan PSI Kabupaten Sikka beserta keluarga besar mereka. Silaturahmi ini menjadi pesan kuat bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk terus terpecah.
Sikka adalah rumah bersama.
Nian Tana Sikka adalah tanah tempat kita berpijak, dan langit yang kita junjung adalah martabat yang harus kita jaga bersama. Daerah ini tidak boleh terus-menerus terjebak dalam kepentingan politik sesaat yang berpotensi mengorbankan masa depan bersama. Justru, setelah kompetisi usai, saatnya semua pihak bersatu, saling merangkul, dan bergerak dalam satu tujuan: membangun Sikka yang lebih baik.
Dalam suasana Paskah yang penuh makna, tindakan saling memaafkan menjadi sangat relevan. Sebagaimana ajaran Gereja Katolik mengingatkan kita:
“Kita dipanggil untuk menjadi kudus, sebagaimana Allah adalah kudus” (bdk. 1 Petrus 1:16)
Kesucian hidup tidak hanya diwujudkan dalam doa, tetapi juga dalam tindakan nyata: mengampuni, berdamai, dan melayani sesama tanpa sekat. Momentum “tos persaudaraan” yang dilakukan menjadi simbol sederhana namun penuh arti bahwa di atas segala perbedaan, ada nilai yang lebih tinggi: kemanusiaan dan kasih persaudaraan.
Kebersamaan yang ditunjukkan oleh Bapak Amandus sekeluarga, Bapak Juventus Prima Yoris Kago SH dan keluarga serta keluarga besar partai politik dalam bingkai Paskah ini patut menjadi contoh. Ini bukan hanya tentang elite politik, tetapi juga pesan bagi seluruh masyarakat bahwa persatuan adalah fondasi utama kemajuan.
Ke depan, harapan besar tertuju kepada seluruh elite politik dan birokrat di Kabupaten Sikka. Sudah saatnya energi tidak lagi dihabiskan untuk konflik, melainkan difokuskan pada kerja nyata: pelayanan publik, pembangunan yang merata, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Mari kita jadikan semangat Paskah sebagai titik balik.
Dari perseteruan menuju persaudaraan.
Dari perbedaan menuju kebersamaan.
Dari kepentingan pribadi menuju kepentingan bersama.
Sikka tidak membutuhkan banyak suara yang saling bersaing, tetapi membutuhkan satu gerak langkah yang seirama untuk kemajuan.
Maumere Manise, Sikka Hebat kita bangun bersama.
*)Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka















