Kupang-BreakingNewspost.id — Di tengah dinamika sosial yang terus bergerak, nilai kemanusiaan dan kepedulian tetap menemukan ruangnya. Hal itu tergambar dalam kunjungan jurnalis media online BreakingNewspost.id, Brigita Abi, ke Panti Asuhan Bhakti Luhur Oebufu, Kota Kupang, pada Minggu (12/4/2026).
Kunjungan tersebut tidak sekadar agenda silaturahmi biasa, melainkan menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kekeluargaan dalam komunitas Alma Putri—sebuah komunitas yang dikenal menjunjung tinggi nilai kasih, pelayanan, dan pengabdian kepada sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
Sejak tiba di lokasi, Brigita Abi disambut hangat oleh para suster dan anak-anak penghuni panti. Suasana kekeluargaan terasa kuat, memperlihatkan hubungan yang tidak sekadar antara pengasuh dan anak asuh, tetapi lebih sebagai satu keluarga besar yang hidup dalam kebersamaan.
Interaksi yang terjalin selama kunjungan berlangsung penuh kehangatan. Canda tawa anak-anak, sapaan para suster, serta keterbukaan dalam menerima tamu menjadi gambaran nyata bahwa nilai persaudaraan dan kepedulian sosial tumbuh kuat di lingkungan tersebut.
Peran Pengasuhan dan Dedikasi Tanpa Pamrih
Saat ini, Panti Asuhan Bhakti Luhur Kupang mengasuh sebanyak 28 anak yang dirawat dan dibimbing oleh 8 suster. Mereka tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar anak-anak, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, serta memberikan perhatian emosional yang berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan Suster Asti, para suster menjalankan tugas yang tidak ringan. Mereka merawat anak-anak, termasuk penyandang disabilitas, dengan penuh kesabaran dan ketulusan.
Dedikasi tersebut menjadi cerminan nyata pengabdian sosial yang konsisten. Dalam keseharian, para suster tidak hanya berperan sebagai pengasuh, tetapi juga sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus figur orang tua bagi anak-anak yang tinggal di panti tersebut.
Disiplin dan Pola Hidup Teratur
Selain menanamkan nilai kasih sayang, kehidupan di panti juga dibangun di atas kedisiplinan. Aktivitas harian anak-anak diatur secara sistematis, mulai dari waktu makan hingga kegiatan lainnya.
Jadwal makan menjadi salah satu contoh pola hidup teratur yang diterapkan, yakni sarapan pukul 06.00 WITA, makan siang pukul 12.30 WITA, dan makan malam pukul 19.00 WITA. Pola ini tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup disiplin sejak usia dini.
Keseimbangan antara kasih sayang dan kedisiplinan inilah yang menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan anak-anak di panti tersebut.
Lebih dari Sekadar Kunjungan
Kunjungan Brigita Abi menjadi momen refleksi bahwa di tengah berbagai tantangan sosial, masih banyak pihak yang bekerja dalam diam, mengabdikan diri untuk kemanusiaan.
Kehadiran jurnalis di tengah komunitas ini juga menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan kepada publik bahwa kepedulian sosial bukan sekadar wacana, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, sekecil apa pun bentuknya.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan dalam komunitas Alma Putri, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian, perlindungan, dan kasih sayang.
Di balik kesederhanaan Panti Bhakti Luhur Oebufu, tersimpan nilai besar tentang kemanusiaan—bahwa cinta, ketulusan, dan kebersamaan masih menjadi kekuatan utama dalam membangun harapan.
Reporter: Brigita Abi















