Kupang–BreakingNewspost.id — Upaya memperkuat sinergi dalam pengelolaan dan penyebaran informasi publik terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dilakukan oleh Beegtha Maria Abi yang melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kunjungan menjadi bagian dari langkah membangun komunikasi yang lebih intensif antara insan pers dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta memperkuat peran media di tingkat regional.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan dialogis, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis. Di antaranya penguatan diseminasi informasi pembangunan, pemanfaatan teknologi digital dalam komunikasi publik, serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.
Perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Nusa Tenggara Timur menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk media. Hal ini dinilai penting dalam menghadapi tantangan arus informasi yang semakin cepat di era digital.
“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat, sehingga informasi yang diterima masyarakat tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar pejabat setempat.
Di sisi lain, Beegtha Maria Abi menilai peran Dinas Kominfo sangat strategis, terutama dalam upaya menangkal penyebaran informasi yang tidak benar serta meningkatkan literasi digital masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan media menjadi kunci dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik. “Media memiliki peran penting sebagai jembatan informasi. Karena itu, sinergi harus terus dibangun agar informasi yang sampai ke masyarakat benar-benar edukatif dan berimbang,” ujarnya.
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret ke depan, baik dalam bentuk pelatihan bersama, publikasi program pembangunan, maupun penguatan jaringan informasi di daerah.
Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi yang berkelanjutan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan komunikasi publik yang semakin kompleks di era digital.Red















