Maumere-BreakingNewspost.id — Momentum Dies Natalis ke-38 SMKS Santo Thomas Maumere sekaligus pelepasan siswa-siswi kelas XII dimanfaatkan sebagai ajang refleksi dan motivasi bagi generasi muda untuk menatap masa depan dengan lebih terarah.
Dalam kegiatan yang digelar di halaman dalam sekolah, Kamis (16/4/2026), Kepala SMKS Santo Thomas Maumere, Agustino Lameng, SH, menekankan pentingnya menjaga nama baik sekolah, mengejar prestasi, serta membahagiakan orang tua sebagai fondasi utama perjalanan hidup para siswa.

“Dengan menjaga perilaku, Anda memastikan masa depan yang baik dan membawa kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat. Pendidikan tidak hanya soal nilai di rapor, tetapi juga pembentukan karakter,” ujar Agustino Lameng, yang akrab disapa Ino.
Kegiatan yang mengusung tema “Terus Berkarya, Merayakan Kemenangan, Menyongsong Masa Depan” itu turut dihadiri Ketua Yayasan Budi Mulia Maumere, Yakobus Jimy Lameng, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ino menyebut usia 38 tahun sebagai fase kedewasaan bagi sebuah lembaga pendidikan. Ia menilai eksistensi sekolah hingga saat ini tidak terlepas dari kekompakan dan profesionalisme para tenaga pendidik.
“Banyak tantangan telah dilalui. Sekolah ini tetap eksis karena kerja sama yang kuat antara pimpinan dan guru. Tanpa guru, sekolah ini tidak ada artinya,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa pergantian kepemimpinan di masa depan tidak boleh mengurangi semangat SMKS Santo Thomas dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Refleksi Iman dan Penyelenggaraan Tuhan
Rangkaian Dies Natalis diawali dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Pater Nando, SDV. Dalam homilinya, ia menegaskan bahwa keberlangsungan sekolah hingga 38 tahun bukan semata karena peran manusia, melainkan bagian dari penyelenggaraan Tuhan.
“Keberadaan SMKS Santo Thomas hingga hari ini adalah hasil dari campur tangan banyak pihak dan penyelenggaraan Tuhan. Ini patut kita syukuri,” ujarnya.
Ia juga menekankan tiga nilai utama yang harus terus dirawat dalam kehidupan, yakni iman, kasih, dan harapan sebagai dasar untuk menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
Kepada para siswa kelas XII, Pater Nando berpesan agar menjadi pribadi yang membawa kasih di tengah masyarakat.
“Di mana pun Anda berada, jadilah pembawa kasih. Jadilah manusia yang berguna bagi Gereja dan bangsa,” katanya.
Hiburan dan Kebersamaan
Perayaan Dies Natalis juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari para siswa, mulai dari tarian kreasi, lagu, hingga drama berjudul “Masa Indah SMK” yang melibatkan siswa dari berbagai kompetensi keahlian, seperti Asisten Keperawatan, TLM, dan Perhotelan.
Suasana semakin semarak saat alumni tahun 2017, Renaldy, tampil membawakan lagu yang mengundang antusiasme peserta dan tamu undangan.
Di akhir kegiatan, panitia membagikan hadiah kepada para pemenang lomba, seperti jalan cepat menggunakan tempurung, apit balon, serta permainan tradisional hadang atau dalam bahasa Sikka dikenal sebagai sese.
Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antara siswa, guru, alumni, dan seluruh warga sekolah.
Yuvenfernandez















