Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Nasional

Prabowo Jenguk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Pemerintah Pastikan Penanganan dan Evaluasi Total

2
×

Prabowo Jenguk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Pemerintah Pastikan Penanganan dan Evaluasi Total

Sebarkan artikel ini

BEKASI-BreakingNewspost.id — Presiden meninjau langsung kondisi korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di , Selasa (28/4/2026) pagi. Presiden tiba sekitar pukul 08.39 WIB dan segera menuju ruang perawatan untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal.

Dalam kunjungannya, Presiden lebih dulu meninjau poli bedah sebelum bergerak ke ruang Bougenville, tempat sejumlah korban dirawat. Ia tampak berbincang langsung dengan pasien serta keluarga, memberikan dukungan moril di tengah situasi duka pascakecelakaan.

Kepala negara menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa yang timbul dalam insiden tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan menjamin seluruh korban luka mendapatkan perawatan terbaik hingga pulih.

“Saya datang ke rumah sakit Bekasi. Tentunya kita semua prihatin dan kaget dengan kecelakaan ini. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah,” ujar Presiden kepada awak media.

Selain fokus pada penanganan korban, Presiden juga menyoroti perlunya evaluasi serius terhadap sistem keselamatan perkeretaapian nasional. Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah lintasan yang dinilai belum memiliki pengamanan memadai.

“Kita akan segera lakukan investigasi. Secara garis besar, kita melihat masih banyak lintasan kereta yang tidak dijaga. Ini yang akan segera kita atasi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menerima laporan langsung dari jajaran terkait mengenai kondisi korban dan langkah penanganan yang telah dilakukan sejak insiden terjadi. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menangani dampak kecelakaan secara cepat dan menyeluruh.

Diketahui, kecelakaan melibatkan dan di pada Senin (27/4/2026) malam.

Berdasarkan keterangan dari Menteri Perhubungan bersama pimpinan , hingga Selasa pagi pukul 06.30 WIB, tercatat tujuh orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 81 korban lainnya telah berhasil dievakuasi dari rangkaian kereta dan mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Proses evakuasi berlangsung intensif sejak malam kejadian. Petugas gabungan dari berbagai unsur terus bekerja di lokasi untuk menyelamatkan korban, termasuk yang sempat terjebak di dalam gerbong akibat benturan keras.

Terkait penyebab kecelakaan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada (KNKT). Investigasi diharapkan dapat mengungkap faktor teknis maupun nonteknis secara objektif sebagai dasar evaluasi ke depan.

Sejumlah pihak menilai insiden ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem keselamatan transportasi, khususnya di jalur perlintasan sebidang yang masih berisiko tinggi. Evaluasi tidak hanya mencakup infrastruktur, tetapi juga pengawasan operasional serta kedisiplinan pengguna jalan.

Hingga kini, penanganan korban dan proses penanganan di lokasi kejadian masih terus berlangsung, sementara pemerintah berjanji akan menyampaikan hasil investigasi secara terbuka kepada publik

.@Tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *