Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Mendikdasmen Lakukan Groundbreaking TK Kristen Kupang, Dorong Wajib Belajar 13 Tahun

5
×

Mendikdasmen Lakukan Groundbreaking TK Kristen Kupang, Dorong Wajib Belajar 13 Tahun

Sebarkan artikel ini

kupang-BreakingNewspost.id — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gedung baru TK Kristen Kota Kupang sebagai bagian dari program revitalisasi sarana pendidikan, Senin (4/5/2026).

Kedatangan Mendikdasmen bersama rombongan disambut langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah pusat dalam meninjau satuan pendidikan penerima Program Revitalisasi Tahun 2026 di wilayah NTT. TK Kristen Kota Kupang menjadi salah satu lokasi prioritas dalam program tersebut.

Dalam keterangannya, Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa program revitalisasi sarana pendidikan merupakan implementasi arahan Prabowo Subianto terkait penguatan program wajib belajar 13 tahun.

“Program revitalisasi ini dalam rangka memenuhi arahan Presiden untuk mendukung wajib belajar 13 tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan gedung baru diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan representatif bagi anak usia dini, sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

“Dengan fasilitas yang lebih baik, kita harapkan kualitas pendidikan meningkat dan berdampak pada peningkatan sumber daya manusia, khususnya di NTT,” katanya.

Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pendidikan di daerahnya. Menurutnya, kunjungan Mendikdasmen menjadi bukti konkret sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan manusia.

“Kehadiran Bapak Menteri menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat bagi kemajuan pendidikan di NTT. Ini memperkuat komitmen bahwa pembangunan harus dimulai dari manusianya, melalui pendidikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Majelis Sinode GMIT, Saneb Yohanis Ena Blegur, menegaskan bahwa pendidikan merupakan bagian integral dari pelayanan gereja. Ia menyebut lembaga pendidikan berbasis keagamaan tetap berupaya berkontribusi meski dalam berbagai keterbatasan.

“Kehadiran Bapak Menteri menjadi kehormatan dan sukacita bagi kami. Kami berharap pembangunan ini semakin meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah, Wali Kota Kupang Christian Widodo, serta jajaran pemerintah daerah dan insan pers.

Pembangunan gedung baru TK Kristen Kota Kupang diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan akses dan mutu pendidikan anak usia dini, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur.

Bergitha abi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *