Lampung-BreakingNewspost.id – Breakingnewspost — Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku penembakan terhadap Bripka Anumerta Arya Supena (32) dalam sebuah operasi penegakan hukum yang berujung baku tembak. Pelaku diketahui tewas setelah terlibat kontak senjata dengan petugas di wilayah persembunyiannya.
Penangkapan dilakukan di kawasan Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Lokasi tersebut sebelumnya diduga menjadi tempat pelarian pelaku setelah melakukan aksi penembakan yang menewaskan seorang anggota kepolisian.
Dalam proses penangkapan, tim gabungan kepolisian sempat mendapatkan perlawanan dari pelaku. Situasi yang memanas tersebut kemudian memicu terjadinya baku tembak di lokasi kejadian. Akibat insiden itu, pelaku yang diketahui bernama Bahroni akhirnya tewas setelah terkena tembakan petugas.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa operasi berhasil dilakukan pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB dini hari.
“Benar, sudah terungkap. Penangkapan terjadi pada pukul 05.00 WIB pagi tadi,” ujar Helfi.
Ia menambahkan bahwa setelah proses penangkapan dan baku tembak, jenazah pelaku langsung dievakuasi oleh tim gabungan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses lebih lanjut.
“Untuk jenazah telah dievakuasi oleh tim gabungan ke RS Bhayangkara Polda Lampung,” lanjutnya.
Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi kejahatan pelaku, di antaranya sepeda motor dan senjata api yang digunakan saat kejadian.
Sebelumnya, peristiwa penembakan terhadap Bripka Anumerta Arya terjadi di sebuah toko roti yang berlokasi di Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (9/5/2026) pagi.
Peristiwa bermula saat korban yang tengah bertugas memergoki pelaku diduga sedang melakukan aksi pencurian sepeda motor. Saat upaya penangkapan dilakukan, pelaku melakukan perlawanan hingga terjadi pergumulan. Dalam situasi tersebut, pelaku kemudian melepaskan tembakan yang mengenai bagian kepala korban.
Akibat luka tembak tersebut, Bripka Anumerta Arya Supena dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kejadian itu kemudian memicu operasi besar kepolisian untuk memburu pelaku hingga akhirnya berhasil dilacak dan ditangkap dalam kondisi berujung baku tembak.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses penyelidikan dan pengembangan kasus masih akan terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain maupun jaringan yang terkait dengan pelaku.
Husnanefendy















