Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Si Jago Merah Mengamuk, 15 Pintu Kos di Desa Lililef Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

12
×

Si Jago Merah Mengamuk, 15 Pintu Kos di Desa Lililef Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini

HALMAHERA TENGAH-Breakingnewspost.id — Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan rumah kos di Desa Lililef, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Sabtu malam (6/3/2026) sekitar pukul 23.24 WIT. Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya 15 pintu kamar kos dilaporkan hangus terbakar setelah dilalap si jago merah.

Api yang muncul pada larut malam itu dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian bangunan kos beserta berbagai barang milik para penghuni. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan datang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, kobaran api pertama kali terlihat dari salah satu bagian bangunan kos. Dalam waktu singkat, api merambat dan membakar hampir seluruh bangunan yang sebagian besar berbahan mudah terbakar.

Pemilik kos, Isnadi, mengatakan bahwa hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korsleting listrik atau sumber api dari aktivitas memasak, namun hal tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

“Untuk sementara kami belum mengetahui pasti penyebab kebakaran ini. Bisa saja dari aliran listrik atau kompor, tetapi semuanya masih perlu dipastikan lagi,” ujar Isnadi saat ditemui setelah kejadian.

Akibat kebakaran tersebut, seluruh kamar kos yang berjumlah 15 pintu tidak dapat diselamatkan. Selain bangunan, sejumlah barang milik penghuni seperti kasur, perabot rumah tangga, serta barang pribadi lainnya ikut hangus dilalap api.

Kerugian materi akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar, mengingat bangunan kos beserta fasilitas di dalamnya habis terbakar.

Meski kerugian yang dialami cukup besar, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun para penghuni kos terpaksa kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar barang milik mereka.

Warga setempat berharap pihak berwenang segera melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran serta mengambil langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik, penggunaan kompor, serta kondisi bangunan di lingkungan permukiman padat seperti rumah kos.

Reporter: Yordanian Sero

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *