Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pendidikan

Hari Jadi Kotabaru, Lomba Bertutur Jadi Panggung Literasi Pelajar

3
×

Hari Jadi Kotabaru, Lomba Bertutur Jadi Panggung Literasi Pelajar

Sebarkan artikel ini

KOTABARU-BreakingNewspost.id — Perayaan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru tidak hanya diwarnai seremoni dan hiburan. Pemerintah daerah mulai mendorong agenda yang menyentuh penguatan kualitas sumber daya manusia melalui budaya literasi di kalangan pelajar.

Salah satunya terlihat dalam pelaksanaan Lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) se-Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kotabaru di Gedung KNPI Mahligai Kotabaru, Selasa (19/5/2026).

Sebanyak 44 peserta dari 25 SD dan MI ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Antusiasme peserta dinilai menjadi gambaran meningkatnya perhatian sekolah terhadap pengembangan kemampuan literasi dan komunikasi siswa sejak dini.

Sekretaris Dispersip Kotabaru, Asriady Sulaiman, yang mewakili Kepala Dinas, mengatakan lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari strategi membangun budaya baca di daerah.

“Lomba bertutur merupakan salah satu upaya dalam menanamkan minat baca, memperkuat budaya literasi dan mewujudkan masyarakat yang berpengetahuan, kreatif, inovatif dan berkarakter,” ujarnya.

Namun di tengah semarak kegiatan, tantangan peningkatan literasi daerah masih menjadi pekerjaan rumah yang tidak ringan. Kompetisi semacam ini dinilai penting, tetapi keberlanjutan program literasi di sekolah dan desa tetap menjadi faktor penentu keberhasilan jangka panjang.

Asriady mengungkapkan, lomba bertutur merupakan satu dari tiga agenda literasi yang disiapkan Dispersip dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76. Selain lomba perpustakaan desa yang telah memasuki tahap penilaian, pihaknya juga akan menggelar lomba resensi tingkat SMP.

“Ada tiga perlombaan yang kemungkinan penyerahan penghargaannya dilakukan pada malam ramah tamah Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76,” katanya.

Ia juga memastikan para pemenang lomba bertutur akan diproyeksikan mewakili Kabupaten Kotabaru pada kompetisi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Selama perlombaan berlangsung, para peserta tampil membawakan cerita dengan gaya, ekspresi, dan penghayatan yang beragam di hadapan dewan juri. Penilaian meliputi penguasaan materi, intonasi, kelancaran berbicara, ekspresi hingga penampilan peserta secara keseluruhan.

Panitia menyediakan hadiah uang pembinaan bagi para juara, masing-masing Rp3 juta untuk Juara I, Rp2,5 juta bagi Juara II, dan Rp2 juta untuk Juara III.

Momentum lomba bertutur ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari sejauh mana ruang literasi dan kreativitas anak-anak terus mendapat perhatian.

(Herman Soetiady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *