Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Ketua PPLR Andi Rere Turun Langsung Galang Dana untuk Korban Kebakaran, Wujud Solidaritas di Tengah Duka

6
×

Ketua PPLR Andi Rere Turun Langsung Galang Dana untuk Korban Kebakaran, Wujud Solidaritas di Tengah Duka

Sebarkan artikel ini

KOTA PALOPO,BreakingNewsPost.id – Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah milik Bendahara Putra Putri Luwu Raya (PPLR), Ibu Sarina, di Jalan Dr. Ratulangi, Kelurahan Salubulo, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pada Kamis (18/6/2026), meninggalkan duka mendalam. Kebakaran tersebut tidak hanya meludeskan tempat tinggal korban, tetapi juga berdampak pada bangunan di sekitarnya, termasuk sejumlah kamar kos milik warga.

Di tengah cobaan yang dialami korban, kepedulian dan semangat gotong royong dari keluarga besar PPLR mulai terlihat. Dipimpin langsung Ketua PPLR, Andi Rere, organisasi tersebut menggelar aksi penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas untuk membantu meringankan beban korban.

Berdasarkan keterangan Ibu Sarina melalui sambungan WhatsApp, kebakaran diduga bermula ketika seorang cucu yang masih berusia sekitar tiga tahun bermain korek api di dalam rumah. Percikan api diduga menyambar material yang mudah terbakar hingga kobaran api dengan cepat membesar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut belum mampu menghentikan penyebaran api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Selain menghanguskan rumah korban, api juga merembet ke bangunan di sekitarnya. Dari sekitar 17 unit kamar kos yang berada di lokasi, sebanyak tujuh unit dilaporkan ikut terdampak kebakaran sehingga menambah kerugian yang dialami warga.

Melihat kondisi tersebut, PPLR bergerak cepat melakukan aksi kemanusiaan. Andi Rere bersama jajaran pengurus turun langsung menggalang dana di kawasan lampu merah Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Dengan membawa kotak donasi, mereka mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu keluarga korban.

Aksi sosial itu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah pengguna jalan terlihat menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk kepedulian. Tidak sedikit yang menyampaikan doa dan harapan agar keluarga korban diberikan kekuatan untuk bangkit kembali setelah musibah tersebut.

Menurut Andi Rere, kegiatan penggalangan dana bukan sekadar menghimpun bantuan, tetapi juga menjadi wujud nyata nilai kekeluargaan yang selama ini dijunjung PPLR.

Ketika satu saudara kita tertimpa musibah, maka itu juga menjadi duka kita bersama. Kehadiran kami bukan untuk menggantikan apa yang telah hilang, tetapi untuk menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi cobaan ini. Kami berharap bantuan yang terkumpul dapat sedikit meringankan beban keluarga korban,” ujar Andi Rere.»

Ia menambahkan bahwa semangat gotong royong merupakan modal sosial yang harus terus dipelihara. Menurutnya, kepedulian antarsesama menjadi kekuatan penting dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai musibah.

@Azrul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *