Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Pendaratan Perdana Pesawat Kefa Air di Bandara Jack Ukat Jadi Penanda Babak Baru TTU, Bupati: Daerah Ini Tidak Lagi Berdiri di Tempat

44
×

Pendaratan Perdana Pesawat Kefa Air di Bandara Jack Ukat Jadi Penanda Babak Baru TTU, Bupati: Daerah Ini Tidak Lagi Berdiri di Tempat

Sebarkan artikel ini

KEFAMENANU,Breakingnewspost.id – Uji coba pendaratan perdana pesawat Kefa Air di Bandara Jack Ukat Sasi, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Rabu (15/7/2026), menjadi momentum penting yang menandai dimulainya babak baru pembangunan konektivitas di wilayah perbatasan Indonesia tersebut.

Bagi Pemerintah Kabupaten TTU, keberhasilan pendaratan pesawat itu bukan sekadar seremoni penerbangan, melainkan simbol bahwa pembangunan infrastruktur strategis yang selama ini diperjuangkan mulai menunjukkan hasil nyata.

Bupati Timor Tengah Utara, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A., menegaskan keberhasilan uji coba tersebut merupakan buah dari komitmen, kerja keras, dan kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan sarana transportasi udara yang diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan daerah.

Peristiwa uji coba pendaratan hari ini adalah sebuah afirmasi tegas bahwa Timor Tengah Utara tidak lagi berdiri di tempat, tetapi sedang bergerak maju,” tegas Yosep dalam sambutannya.

Menurutnya, pembangunan Bandara Jack Ukat sejak awal dirancang sebagai bagian dari strategi besar memperkuat konektivitas wilayah, mempercepat mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sekaligus memperluas akses terhadap investasi, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi.

Menjawab Keraguan dengan Fakta

Dalam pidatonya, Bupati Yosep juga menyinggung berbagai keraguan yang sempat muncul selama proses pembangunan bandara tersebut.

Ia mengakui proyek infrastruktur berskala besar selalu menghadapi dinamika, kritik, bahkan komentar sinis dari sebagian kalangan. Namun, menurutnya, seluruh pandangan tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi yang patut dihormati.

Saya tahu dalam perjalanan menuju titik ini tidak semua orang percaya. Ada yang meragukan, ada yang mempertanyakan. Bahkan tidak sedikit yang menyampaikan komentar sinis bahwa pembangunan bandara ini tidak realistis dan sia-sia,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai jawaban terbaik terhadap berbagai keraguan bukanlah perdebatan, melainkan bukti nyata.

Hari ini kita menjawab semua keraguan itu bukan dengan kata-kata, tetapi dengan fakta. Kita menjawabnya dengan deru roda pesawat yang menyentuh landasan Bandara Jack Ukat.”

Bupati menambahkan keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa cita-cita besar sebuah daerah hanya dapat diwujudkan apabila disertai keberanian mengambil keputusan dan konsistensi dalam pelaksanaan.

Infrastruktur sebagai Investasi Jangka Panjang

Yosep menegaskan pembangunan bandara tidak dapat diukur hanya dari manfaat jangka pendek.

Menurutnya, infrastruktur transportasi udara merupakan investasi strategis yang dampaknya baru akan dirasakan secara bertahap melalui peningkatan aktivitas ekonomi, efisiensi logistik, serta terbukanya peluang investasi baru.

Bandara ini membuka akses, menurunkan biaya logistik, mempercepat mobilitas orang dan barang, serta yang paling penting membuka pintu investasi dan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Ia berharap keberadaan bandara dapat memperkuat posisi TTU sebagai salah satu daerah strategis di wilayah perbatasan RI–Timor Leste.

Menuju Simpul Pertumbuhan Ekonomi Baru

Bupati Yosep menekankan keberhasilan uji coba penerbangan bukanlah akhir dari proses pembangunan, melainkan langkah awal menuju pengoperasian bandara secara optimal.

Pemerintah daerah menargetkan hadirnya penerbangan reguler yang menghubungkan TTU dengan berbagai kota di Indonesia sehingga mampu mempercepat distribusi hasil pertanian, peternakan, dan produk UMKM ke pasar yang lebih luas.

Selain itu, sektor pariwisata juga diproyeksikan memperoleh manfaat dari meningkatnya aksesibilitas menuju Kabupaten TTU.

Kita ingin wisatawan mengenal budaya kita, mencintai daerah kita, dan membawa cerita indah Timor Tengah Utara ke dunia luar,” ujar Yosep.

Dorong Birokrasi Lebih Inovatif

Momentum tersebut juga dimanfaatkan Bupati untuk mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah agar meningkatkan kualitas pelayanan dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan.

Ia meminta aparatur pemerintah tidak lagi bekerja secara rutin semata, tetapi mampu menghadirkan inovasi dan terobosan dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan Bandara Jack Ukat.

Menurutnya, keberadaan bandara harus diikuti dengan penguatan koordinasi lintas sektor agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat secara maksimal.

Pelaku Usaha Diminta Menangkap Peluang

Bupati Yosep juga mengajak pelaku usaha lokal mempersiapkan diri menghadapi terbukanya akses transportasi udara.

Ia berharap pengusaha, petani, peternak, pelaku UMKM, hingga sektor jasa mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, dan memperkuat daya saing sehingga dapat memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul seiring hadirnya penerbangan reguler.

Kehadiran bandara dan nantinya rute penerbangan reguler harus menjadi peluang untuk memperluas jaringan usaha, meningkatkan daya saing produk, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkasnya.

Keberhasilan uji coba pendaratan pesawat Kefa Air di Bandara Jack Ukat menjadi tonggak awal bagi upaya meningkatkan konektivitas wilayah Timor Tengah Utara. Ke depan, tantangan pemerintah daerah tidak hanya memastikan operasional bandara berjalan berkelanjutan, tetapi juga menghadirkan ekosistem ekonomi yang mampu memanfaatkan infrastruktur tersebut secara optimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.

Penulis: Yuven Fernandez

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *