Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Tokoh Muda Dirham Nyatakan Maju di Pilwana Kajai Selatan, Usung Visi Nagari Maju, Mandiri, dan Transparan

29
×

Tokoh Muda Dirham Nyatakan Maju di Pilwana Kajai Selatan, Usung Visi Nagari Maju, Mandiri, dan Transparan

Sebarkan artikel ini

Kajai|BreakingNewspost.id —Kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Kajai Selatan mulai memasuki babak yang lebih dinamis. Munculnya figur-figur baru menjadi salah satu warna dalam proses demokrasi di tingkat nagari. Di antara nama yang menyatakan siap bertarung adalah tokoh muda Dirham, yang secara resmi menyampaikan kesediaannya maju sebagai calon Wali Nagari Kajai Selatan pada Senin (20/7/2026).

Keputusan tersebut menambah pilihan bagi masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan nagari untuk periode mendatang. Pilwana bukan sekadar pergantian pemimpin, melainkan menjadi momentum penting untuk menguji gagasan, integritas, dan kemampuan para kandidat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat.

Dalam keterangannya kepada media, Dirham mengatakan bahwa keputusannya maju bukan semata-mata didorong oleh ambisi politik, melainkan keinginan untuk mengambil bagian dalam pembangunan Nagari Kajai Selatan melalui jalur pemerintahan.

Menurutnya, nagari membutuhkan kepemimpinan yang mampu bekerja secara terbuka, dekat dengan masyarakat, serta memiliki keberanian melakukan pembenahan di berbagai sektor.

Pilwana bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga momentum menyatukan langkah untuk membangun Nagari Kajai Selatan yang lebih baik. Saya mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, menghormati perbedaan pilihan, dan bersama-sama menciptakan Pilwana yang aman, damai, dan bermartabat,” ujar Dirham.»

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kontestasi politik di tingkat nagari semestinya tidak menjadi ruang lahirnya konflik sosial. Sebaliknya, perbedaan pilihan politik diharapkan menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat dan tetap menjaga persaudaraan antarmasyarakat.

Dalam pencalonannya, Dirham mengusung visi:

Mewujudkan Nagari Kajai Selatan yang maju, mandiri, transparan, berdaya saing, serta berlandaskan nilai-nilai adat dan agama.”

Visi tersebut diterjemahkan ke dalam sejumlah misi yang menurutnya menjadi prioritas apabila memperoleh amanah masyarakat.

Program yang ditawarkan meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, transparan, dan akuntabel; penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, sektor pertanian, dan pemberdayaan pemuda; percepatan pembangunan infrastruktur yang merata; peningkatan kualitas pendidikan, olahraga, dan kegiatan sosial bagi generasi muda; serta penguatan nilai-nilai adat, budaya, dan kehidupan beragama sebagai fondasi pembangunan nagari.

Gagasan tersebut mencerminkan pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan sumber daya manusia dan pelestarian nilai-nilai lokal.

Di sisi lain, berbagai tantangan yang dihadapi pemerintahan nagari ke depan tidak dapat dipandang sederhana. Peningkatan pelayanan publik, pengelolaan dana nagari secara transparan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga keterlibatan generasi muda dalam pembangunan merupakan isu-isu yang selama ini menjadi perhatian di banyak nagari.

Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya menilai kandidat berdasarkan popularitas ataupun kedekatan personal, tetapi juga menelaah rekam jejak, kapasitas, integritas, serta program kerja yang ditawarkan masing-masing calon.

Dalam konteks tersebut, Pilwana menjadi ruang bagi setiap kandidat untuk menyampaikan gagasan secara terbuka kepada masyarakat sehingga pemilih dapat menentukan pilihan secara rasional dan bertanggung jawab.

Dirham sendiri menegaskan bahwa apabila dipercaya memimpin Nagari Kajai Selatan, dirinya ingin membangun pemerintahan yang lebih terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat.

Ia menilai partisipasi masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan karena pemerintah nagari tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah nagari, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, kelompok perempuan, pelaku usaha, dan seluruh warga merupakan fondasi utama untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Menjelang pelaksanaan Pilwana, Dirham juga mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana yang aman dan kondusif serta mengedepankan etika demokrasi.

Ia berharap seluruh tahapan Pilwana dapat berlangsung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi asas jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia, serta menghasilkan pemimpin yang benar-benar memperoleh legitimasi dari masyarakat.

Bersama membangun nagari, bersama mewujudkan Kajai Selatan yang lebih maju,” tuturnya.

Pilwana Kajai Selatan diharapkan menjadi momentum memperkuat kualitas demokrasi di tingkat lokal. Terlepas dari siapa yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat, proses demokrasi yang berlangsung damai, terbuka, dan berintegritas akan menjadi modal penting bagi pembangunan nagari di masa mendatang.Apabila tersedia informasi mengenai jumlah calon, jadwal tahapan Pilwana, data pemilih tetap (DPT), penyelenggara Pilwana, maupun tanggapan dari kandidat lain, naskah ini dapat diperkaya agar semakin komprehensif dan memenuhi standar liputan politik bergaya Harian Kompas.

Liputan:M.Ali Asman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *