SIKKA | BreakingNewsPost.id — Kepala SMP Negeri 47 Ojang, Kabupaten Sikka, Ary Andale, S.Pd., memimpin langsung kegiatan peninjauan kembali Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah bersama seluruh guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini didampingi Pengawas Sekolah, Ana Aprila, M.Pd., sekaligus menjadi momentum penting perampungan dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Tahun Ajaran 2026/2027 yang akan menjadi pedoman utama penyelenggaraan program sekolah sepanjang tahun berjalan.
Kepala Sekolah Ary Andale menjelaskan bahwa penyesuaian arah kebijakan ini dilandasi oleh penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam.
“Dengan hadirnya pendekatan tersebut, Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah perlu diselaraskan menggunakan Kerangka Pembelajaran Mendalam, serta memanfaatkan data Rapor Pendidikan untuk analisis SWOT dan SOAR,” terang Ary Andale saat kegiatan berlangsung, Kamis (30/7/2026).
Pengawas Sekolah Ana Aprila, M.Pd., menambahkan terdapat dua agenda utama yang dijalankan: pertama, pendampingan penyusunan KSP yang berfokus pada penyelarasan Visi-Misi-Tujuan Sekolah; kedua, Observasi Praktik Kinerja Kepala Sekolah dengan indikator pilihan presentasi program sekolah.
“Target perilaku yang diamati mencakup kemampuan Kepala Sekolah menyampaikan informasi secara tepat, mudah dipahami, dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran; menggunakan data yang relevan untuk mendukung efektivitas program; serta melibatkan audiens secara aktif selama presentasi melalui perhatian, interaksi, dan respon,” papar Ana Aprila.
Berdasarkan empat kerangka Pembelajaran Mendalam, SMPN 47 Ojang menetapkan delapan program strategis:
1. Praktik Pedagogis: Optimalisasi Komunitas Belajar (Kombel) internal melalui Hari Belajar Guru setiap hari Jumat, serta pelaksanaan Pojok Numerasi dua kali seminggu.
2. Lingkungan Belajar: Program Siaga Bencana, penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), pencegahan perundungan, serta dukungan psikologis awal bagi peserta didik.
3. Kemitraan Pembelajaran: Program pendampingan orang tua (Parenting) dan penguatan Forum Komunikasi Orang Tua.
4. Pemanfaatan Digital: Penyediaan sudut digital (Digital Corner) dan pembentukan Duta Digital di setiap kelas.
Seluruh program tersebut bermuara pada pencapaian visi sekolah: “Mewujudkan Generasi Muhang Cemerlang yang Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berwawasan Kewargaan, Bernalar Kritis, Kreatif, Kolaboratif, Mandiri, Sehat, serta Komunikatif.”
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dan pernyataan komitmen bersama yang dipandu langsung oleh Kepala Sekolah. Seluruh guru dan pegawai mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi.
Dalam sesi tersebut, Kristin dan Fridolin menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi diri melalui Pelatihan Mandiri Ruang GTK, dengan target menyelesaikan satu modul setiap minggu guna menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi murid. Sementara itu, Yuni mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini, berkomitmen menjadi teladan yang baik, serta berharap seluruh program yang disusun dapat terlaksana dengan baik melalui evaluasi berkala.
Penulis: Yuven Fernandez















