Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Gubernur NTT Lantik Enam Pejabat, Birokrasi Diminta Percepat Pemulihan Bencana

11
×

Gubernur NTT Lantik Enam Pejabat, Birokrasi Diminta Percepat Pemulihan Bencana

Sebarkan artikel ini

KUPANG | BreakingNewspost.id — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena meminta pejabat yang baru dilantik mempercepat pemulihan pascabencana di Flores dan mencari terobosan untuk memperkuat fiskal daerah. Pesan itu disampaikan saat ia melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan satu Kepala UPTD SPAM, Jumat (11/9/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT. Melki menegaskan jabatan bukan hadiah, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Jabatan bukan hadiah, bukan pula sekadar titik singgah dalam perjalanan karier. Jabatan adalah amanah,” tegasnya.

Menurut Melki, pemulihan bencana tidak boleh berhenti pada tanggap darurat. Pemerintah harus memastikan pelayanan dasar, aktivitas ekonomi, infrastruktur, dan sumber penghidupan masyarakat kembali berjalan.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terlibat dalam pemulihan, bukan hanya BPBD, serta memastikan penggunaan dana bantuan dan anggaran bencana berlangsung transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di tengah keterbatasan transfer dari pemerintah pusat, Melki meminta perangkat daerah tidak hanya berorientasi pada belanja, tetapi ikut meningkatkan pendapatan daerah, memperluas potensi penerimaan, mencegah kebocoran, dan memperkuat digitalisasi.

“Jangan hanya berpikir bagaimana membelanjakan anggaran, tetapi juga bagaimana menghasilkan nilai tambah, meningkatkan pendapatan, dan memperluas ruang fiskal pemerintah daerah,” ujarnya.

Melki juga meminta birokrasi memangkas prosedur yang tidak perlu dan lebih cepat merespons persoalan masyarakat.

“Ketika masyarakat datang dengan persoalan, jangan hanya diberi penjelasan mengenai prosedur. Cari solusi!” katanya.

meminta pejabat menggunakan data, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta memastikan laporan kepada pimpinan menggambarkan kondisi riil di lapangan.

Menurut Melki, pembangunan desa, UMKM, pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap harus berjalan meski daerah menghadapi tekanan fiskal dan proses pemulihan bencana.

Lima pejabat yang dilantik ialah Theresia Maria Florensia sebagai Kepala Bapperida; Stefania Tunga Boro sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan; Yosef Maria Ronaldus Amapiran sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; Naftaly Stevenson Huky sebagai Kepala Biro Pemerintahan; serta Yohanes Abrianto Kore sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Sementara itu, Erasmus Jogo dilantik sebagai Kepala UPTD Sistem Penyediaan Air Minum pada Dinas PUPR Provinsi NTT untuk periode 2026–2031.

Melki berharap pejabat yang dilantik tidak sekadar menunggu perintah, tetapi mampu membaca persoalan, mengambil inisiatif, membangun kolaborasi, dan menghasilkan terobosan.

Penulis: Bergita Abi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *