KOLAKA | BreakingNewspost.Id — Sejumlah nelayan dari tiga wilayah di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, mendatangi Kantor Dinas Perikanan, Rabu (9/9/2026). Mereka didampingi Aktivis Abd Rahim untuk mengurus kebutuhan sekaligus menyampaikan aspirasi melalui jalur pelayanan resmi.
Nelayan tersebut berasal dari Desa Tambea, Desa Hakatutobu, dan Kelurahan Dawi-Dawi. Pendampingan kemudian dilanjutkan ke sejumlah layanan publik lainnya agar warga lebih memahami prosedur dan tahapan pengurusan.
Abd Rahim mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian untuk membantu nelayan memperoleh akses pelayanan pemerintah.
«“Mudah-mudahan urusan ini saya bisa berhasil mengurus sesama hamba Allah, khususnya para nelayan,” ujarnya.»
Ia berharap kebutuhan warga dapat ditindaklanjuti sesuai aturan. Menurutnya, masyarakat membutuhkan pelayanan yang jelas, mudah dipahami, dan tidak berbelit.
Meski demikian, pendampingan tidak menentukan hasil pengurusan. Keputusan dan tindak lanjut tetap menjadi kewenangan Dinas Perikanan serta instansi terkait berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Abd Rahim berharap ikhtiar tersebut memberi manfaat bagi warga.
«“Semoga saya masih bisa berbuat untuk orang lain,” katanya.»
Pendampingan ini menjadi dorongan agar kebutuhan nelayan dapat disampaikan melalui jalur resmi sekaligus mendorong pelayanan publik yang terbuka, jelas, dan mudah diakses masyarakat.Tim/Red















