Sul-Bar-BreakingNewspost.id — Andi Ali Baal Masdar atau yang dikenal dengan inisial ABM merupakan salah satu figur penting dalam dinamika politik di Sulawesi Barat. Lahir pada 29 Mei 1960, ia meniti karier politik dari tingkat lokal hingga mencapai posisi puncak sebagai Gubernur Sulawesi Barat periode 2017–2022.
Perjalanan politik ABM tidak terlepas dari akar keluarga yang telah lama berkecimpung dalam dunia pemerintahan. Ayahnya, Andi Masdar Pasmar, pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mamasa (kini Polewali Mandar) pada periode 1999–2003. Sementara ibunya, Andi Suryani Pasilong, berasal dari keluarga bangsawan Mandar Balanipa, yang memiliki pengaruh sosial cukup kuat di wilayah tersebut.
Lingkungan keluarga yang lekat dengan tradisi kepemimpinan turut membentuk karakter dan orientasi politik ABM sejak dini. Hal itu juga diperkuat dengan keberadaan pamannya, Andi Saad Pasilong, yang pernah menjabat sebagai Bupati Polewali Mandar ke-5.
Karier pemerintahan ABM mulai menonjol saat ia dipercaya menjabat sebagai Bupati Polewali Mandar ke-7 selama dua periode. Pada fase ini, ia dikenal sebagai figur yang memiliki basis dukungan kuat di tingkat akar rumput, sekaligus memperluas jaringan politiknya di wilayah Sulawesi Barat.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika ia melangkah ke tingkat provinsi. Pada 2017, ABM terpilih sebagai Gubernur Sulawesi Barat, posisi yang diembannya hingga 2022. Selama masa kepemimpinannya, berbagai program pembangunan daerah dijalankan, meski tidak lepas dari dinamika dan tantangan yang menyertai.
Sebagai kepala daerah, ABM dihadapkan pada berbagai isu strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga penguatan sektor ekonomi daerah. Di sisi lain, tuntutan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi perhatian dalam kepemimpinannya.
Dalam konteks politik nasional, ABM merupakan kader Partai Gerindra. Keanggotaannya di partai tersebut turut memperkuat posisinya dalam percaturan politik, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Di luar aktivitas politik, kehidupan pribadi ABM juga mendapat perhatian publik. Ia menikah dengan Andi Ruskati Radjab, yang dikenal sebagai anggota DPR RI dari Komisi VIII untuk periode 2014–2019 dan 2019–2024. Kehadiran pasangan ini mencerminkan keterlibatan keluarga dalam dunia politik yang cukup konsisten.
Pengamat politik menilai, kekuatan utama ABM terletak pada kombinasi antara pengalaman birokrasi, jaringan politik, serta kedekatan dengan masyarakat lokal. Namun, seperti halnya figur publik lainnya, kiprah kepemimpinannya juga tidak terlepas dari evaluasi terhadap capaian program dan dampaknya bagi masyarakat.
Dengan perjalanan politik yang panjang, ABM menjadi salah satu representasi tokoh daerah yang mampu menembus level kepemimpinan provinsi. Perannya dalam membangun Sulawesi Barat menjadi bagian dari dinamika pembangunan daerah yang terus berkembang.Red















