BANYUASIN,BreakingNewspost.id — Ancaman penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online semakin menjadi perhatian berbagai kalangan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang memudahkan akses informasi, generasi muda juga dihadapkan pada berbagai risiko yang dapat memengaruhi masa depan mereka. Karena itu, penguatan karakter, disiplin, dan kesadaran hukum sejak dini dinilai menjadi langkah penting dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap berbagai bentuk penyimpangan sosial.
Semangat tersebut mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Bakti Bangsa, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Selasa (14/7/2026). Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB itu, Babinsa Koramil 430-02/Sungsang, Kodim 0430/Banyuasin, Sertu Nasrullah, hadir memberikan pembekalan kepada para peserta didik baru mengenai bahaya judi online dan penyalahgunaan narkoba.
Materi yang disampaikan tidak hanya berisi penjelasan mengenai dampak hukum, tetapi juga mengulas konsekuensi sosial, psikologis, ekonomi, hingga masa depan pendidikan yang dapat terancam apabila pelajar terjerumus dalam praktik perjudian daring maupun penyalahgunaan narkotika.
Dalam pemaparannya, Sertu Nasrullah menjelaskan bahwa teknologi digital seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana belajar, meningkatkan keterampilan, dan memperluas wawasan. Namun, perkembangan teknologi juga membawa tantangan baru berupa semakin mudahnya akses terhadap konten negatif, termasuk judi online yang belakangan menjadi perhatian pemerintah karena menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan remaja.
Ia mengingatkan para siswa agar mampu membangun kedisiplinan, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, serta berani menolak setiap ajakan yang mengarah pada tindakan melanggar hukum.
Generasi muda harus menjadi pelajar yang berkarakter, disiplin, dan mampu mengatakan tidak terhadap judi online maupun narkoba. Masa depan bangsa ada di tangan kalian,” tegas Sertu Nasrullah di hadapan peserta MPLS.»
Selain itu, ia mendorong para siswa memanfaatkan masa sekolah sebagai kesempatan membangun prestasi akademik maupun nonakademik, mengembangkan bakat, serta aktif dalam kegiatan positif yang dapat membentuk kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan MPLS mencerminkan peran pembinaan teritorial TNI yang tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan wilayah, tetapi juga mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan. Sinergi antara aparat kewilayahan dan lembaga pendidikan dinilai penting untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat sejak usia sekolah.
Di sisi lain, tantangan terhadap dunia pendidikan saat ini tidak lagi terbatas pada persoalan akademik. Maraknya judi online, penyalahgunaan narkoba, hingga penyebaran konten negatif di ruang digital menjadi persoalan yang memerlukan pendekatan kolaboratif. Sekolah, keluarga, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang peserta didik.
Melalui kegiatan edukasi semacam ini, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami risiko hukum dari setiap pelanggaran, tetapi juga memiliki kesadaran moral untuk menjaga integritas, mengendalikan diri, serta membangun masa depan melalui pendidikan yang berkualitas.
Seluruh rangkaian kegiatan MPLS di SMA Bakti Bangsa berlangsung dengan aman, tertib, dan interaktif. Para peserta mengikuti sesi penyampaian materi, diskusi, serta tanya jawab dengan antusias sebagai bagian dari proses pengenalan lingkungan sekolah sekaligus pembentukan karakter.
Pendidikan karakter yang ditanamkan sejak awal masa sekolah diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang tangguh, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan era digital tanpa kehilangan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan insan yang cerdas, beretika, serta siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.tim















