SIKKA-BreakingNewspost.id — Bunda Literasi Kabupaten Sikka, Ny. Fista Sambuari Kago, melakukan kunjungan ke SDN Wailiti, Selasa (5/5/2026), dalam rangka memperkuat budaya membaca sekaligus mendorong pengembangan konsep wisata literasi dan sains di lingkungan sekolah dasar.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem literasi sejak dini melalui pendekatan yang lebih kontekstual dan interaktif. Dalam kesempatan itu, Bunda Literasi menyosialisasikan program Gong Literasi, sebuah gerakan yang menempatkan kebiasaan membaca sebagai fondasi pembentukan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menekankan pentingnya membiasakan membaca minimal 30 menit setiap hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Budaya membaca harus ditanamkan sejak dini. Anak-anak perlu didorong untuk mencintai buku, karena dari sanalah lahir pengetahuan, imajinasi, dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya di hadapan siswa dan guru.
Selain mendorong kebiasaan membaca, Bunda Literasi juga mengajak seluruh elemen sekolah menjadikan ruang pendidikan sebagai tempat yang menyenangkan untuk literasi dan eksplorasi sains. Melalui konsep wisata literasi dan sains, siswa tidak hanya membaca, tetapi juga belajar secara kreatif, aplikatif, dan berbasis pengalaman.
Kepala SDN Wailiti, Barbara Boleng Makin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Bunda Literasi menjadi dorongan moral bagi sekolah dalam mengembangkan budaya literasi secara berkelanjutan.
“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat program literasi, termasuk membiasakan siswa membaca setiap hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah berkomitmen mendukung berbagai inisiatif literasi dan sains, mulai dari pengembangan pojok baca, kegiatan membaca bersama, hingga integrasi literasi dalam proses pembelajaran.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Very Awales, perwakilan Camat Alok Barat, Lurah Wolomarang, pegiat literasi Yanto de Flores dari Pondok Baca Kampung Kabor, tim literasi dan sains, serta para guru dan siswa SDN Wailiti.
Upaya ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Sikka, sekaligus menyiapkan generasi muda yang gemar membaca, berpikir kritis, dan memiliki daya saing di masa depan.
Penulis: Yuven Fernandez















