BANJARBARU-BreakingNewspost.id — Kesadaran penerapan keselamatan kerja di sektor konstruksi terus diperkuat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satunya melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Kerja Konstruksi Kualifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang digelar di Banjarbaru, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas PUPR Kalimantan Selatan tersebut dilaksanakan oleh Bidang Bina Konstruksi dan menghadirkan narasumber dari pengurus Perkumpulan Ahli Keselamatan Konstruksi Indonesia (PAKKI) Kalimantan Selatan. Sebanyak 40 peserta dari unsur penyedia maupun pengguna jasa konstruksi mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Sambutan Kepala Dinas PUPR Kalimantan Selatan, Ir. H. M. Yasin Toyib, ST, MT, dibacakan oleh Kepala Bidang Bina Konstruksi, Muhammad Nursjamsi. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa penerapan keselamatan konstruksi harus menjadi perhatian utama seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur.
“Keselamatan konstruksi tidak hanya menyangkut keselamatan tenaga kerja, tetapi juga keselamatan publik dan lingkungan sekitar proyek. Karena itu, penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi menjadi hal penting dalam setiap pekerjaan infrastruktur,” ujarnya.
Menurutnya, pemahaman terhadap standar K3 konstruksi sangat penting diterapkan di berbagai proyek pembangunan di daerah guna menjaga kualitas pekerjaan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan kerja yang dapat merugikan banyak pihak.
Pelaksanaan bimtek ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi agar lebih profesional, disiplin, dan memahami prosedur keselamatan kerja sesuai standar nasional.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan terkait keselamatan konstruksi dalam setiap pelaksanaan proyek di daerah masing-masing. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur di Banua dapat berjalan lebih aman, berkualitas, dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan budaya kerja konstruksi yang mengutamakan keselamatan serta profesionalisme tenaga kerja di sektor pembangunan.
Writer : Herman Soetiady
Editor : Herman Soetiady















