Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDAERAH

Gangguan PDAM Picu Keluhan Warga, Kepala Desa dan Ketua BPD Abbanuange Awasi Perbaikan di Lapangan

18
×

Gangguan PDAM Picu Keluhan Warga, Kepala Desa dan Ketua BPD Abbanuange Awasi Perbaikan di Lapangan

Sebarkan artikel ini

Soppeng-BreakingNewspost.id — Krisis distribusi air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, memaksa pemerintah desa bergerak cepat. Kepala Desa Abbanuange, Buhari, bersama Ketua BPD Abbanuange, Umar Halid, turun langsung ke lokasi perbaikan jaringan pipa PDAM, Minggu (24/5/2026), guna memastikan penanganan kerusakan berjalan efektif dan tidak berlarut-larut.

Di tengah meningkatnya keluhan warga akibat tersendatnya pasokan air ke rumah-rumah penduduk, kehadiran dua unsur pimpinan desa itu menjadi sorotan. Mereka memilih berada di lapangan, memantau langsung proses pembenahan jaringan yang mengalami kerusakan cukup serius dan berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat.

Gangguan distribusi air diketahui terjadi akibat kerusakan pada jaringan pipa utama PDAM yang selama beberapa hari terakhir menyebabkan aliran air melemah, bahkan berhenti total di sejumlah titik permukiman warga. Kondisi itu memicu keresahan masyarakat yang bergantung penuh pada suplai air untuk kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas sehari-hari.

Di lokasi perbaikan, Buhari dan Umar Halid tampak aktif berkoordinasi dengan petugas teknis PDAM serta warga yang ikut membantu proses pengerjaan. Suasana gotong royong terlihat mewarnai upaya percepatan normalisasi distribusi air bersih di desa tersebut.

Langkah cepat pemerintah desa dinilai menjadi bentuk tanggung jawab moral di tengah persoalan pelayanan publik yang sering kali lamban ditangani. Kehadiran langsung kepala desa dan Ketua BPD di lokasi pekerjaan dianggap memberi kepastian kepada masyarakat bahwa persoalan mereka tidak diabaikan.

“Kami berharap pekerjaan ini segera selesai agar distribusi air kembali normal dan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan pasokan air bersih,” ujar Buhari di sela kegiatan perbaikan.

Sementara itu, Ketua BPD Abbanuange, Umar Halid, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, PDAM, dan masyarakat dalam menghadapi persoalan infrastruktur dasar seperti distribusi air bersih. Menurutnya, kebutuhan air merupakan hal mendasar yang tidak boleh terganggu terlalu lama.

Warga Desa Abbanuange mengaku mengapresiasi keterlibatan langsung pemerintah desa dalam mengawal proses perbaikan. Mereka menilai kehadiran aparat desa di lapangan memberikan rasa tenang sekaligus menunjukkan kepedulian nyata terhadap kondisi masyarakat.

“Biasanya masyarakat hanya menerima informasi kalau ada perbaikan, tapi kali ini kepala desa dan Ketua BPD langsung turun mendampingi petugas. Itu membuat warga merasa persoalan ini benar-benar diperhatikan,” ungkap salah seorang warga.

Di balik persoalan yang terjadi, gangguan jaringan PDAM kembali memunculkan kritik terhadap kondisi infrastruktur distribusi air di wilayah pedesaan yang dinilai rentan mengalami kerusakan. Warga berharap adanya evaluasi dan perawatan berkala agar gangguan serupa tidak terus berulang dan membebani masyarakat.

Hingga proses perbaikan berlangsung, petugas masih fokus menangani titik kebocoran utama jaringan pipa. Pemerintah desa bersama pihak PDAM berharap distribusi air dapat kembali normal dalam waktu dekat sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan sebagaimana mestinya.

Liputan:Rd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *