Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Gubernur Melki Bawa Bantuan untuk Pengungsi Waelengga, Minta Warga Tak Terburu-buru Pulang

7
×

Gubernur Melki Bawa Bantuan untuk Pengungsi Waelengga, Minta Warga Tak Terburu-buru Pulang

Sebarkan artikel ini

WAELENGGA,BreakingNewspost.id — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menemui warga yang mengungsi di tenda-tenda darurat di Waelengga, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (22/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, gubernur membawa bantuan sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana terpenuhi.

Kunjungan itu berlangsung di sela agenda gubernur berkantor di Flores. Melki berdialog langsung dengan warga, terutama kelompok lanjut usia yang menjadi mayoritas penghuni tenda pengungsian.

Warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, antara lain air bersih dan bahan makanan. Keterbatasan persediaan membuat sebagian kebutuhan pengungsi masih dipenuhi secara swadaya.

“Kami masih kekurangan air dan bahan makanan. Untuk sementara, kebutuhan warga dipenuhi secara swadaya,” ungkap lurah setempat saat menerima kedatangan gubernur.

Menanggapi kondisi tersebut, Melki menyerahkan bantuan berupa sembako, terpal, air minum, dan tandon air. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga selama menjalani masa pengungsian.

Selain memastikan kebutuhan dasar, Melki mengingatkan warga agar tidak memaksakan diri kembali ke rumah jika kondisi belum dinyatakan aman. Menurut dia, keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam situasi pascabencana.

“Kalau masih berisiko, jangan paksa kembali ke rumah. Tunggu sampai aman,” kata Melki.

Ia juga meminta warga menunda perbaikan rumah yang mengalami kerusakan apabila situasi masih berisiko. Pemerintah, kata dia, akan mengutamakan keselamatan masyarakat sebelum proses pemulihan dilakukan.

“Perbaikan rumah jangan dulu dilakukan sekarang karena masih rawan. Yang paling penting adalah keselamatan kita semua,” ujarnya.

Di hadapan warga, Melki juga menyampaikan informasi mengenai kebijakan pemerintah terkait masyarakat terdampak bencana yang masih memiliki kewajiban pinjaman. Ia meneruskan pesan Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri Keuangan bahwa terdapat toleransi dalam pelunasan bagi masyarakat yang terdampak bencana, sesuai kebijakan pemerintah.

“Bagi yang punya pinjaman, akan ada toleransi dalam pelunasan. Jadi jangan terlalu khawatir,” katanya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Warga menyampaikan kondisi mereka secara terbuka, sementara gubernur memberikan penguatan agar masyarakat tetap tenang menghadapi masa tanggap darurat dan pemulihan.

“Bapak, mama, tetap semangat. Kita hadapi ini bersama-sama. Pemerintah akan terus membantu,” ujar Melki.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapat perhatian, terutama kelompok rentan yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Pemerintah juga mengingatkan warga untuk mengikuti arahan petugas terkait keamanan sebelum kembali ke rumah atau memulai aktivitas pemulihan.

Penulis: Bergita Abi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *