Kefamenanu-BreakingNewspost.Id — Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) memanfaatkan momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 untuk mendorong penguatan literasi dan kolaborasi antarsatuan pendidikan melalui kegiatan pameran dan perlombaan tingkat daerah.
Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTU ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (30/4/2026) hingga Sabtu (2/5/2026), di Lapangan Upacara Kantor Bupati TTU. Agenda tersebut melibatkan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) jenjang SD dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) jenjang SMP dari seluruh wilayah kabupaten.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU, Beato Yosef FR. Omenu, dalam laporan pembukaannya menyampaikan bahwa tantangan pendidikan di daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga peningkatan budaya literasi.
“Penguatan literasi menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang kritis, kreatif, dan inovatif, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan Hardiknas 2026 di TTU tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum evaluasi sekaligus penguatan capaian pendidikan daerah. Menurutnya, K3S dan MKKS memiliki peran strategis sebagai motor penggerak transformasi pendidikan di tingkat satuan sekolah.
Melalui pameran literasi dan berbagai lomba yang diselenggarakan, pemerintah daerah berupaya menyediakan ruang ekspresi bagi siswa dan pendidik, sekaligus mendorong implementasi kurikulum yang lebih kontekstual.
Adapun jenis lomba yang digelar meliputi lomba bercerita untuk jenjang TK, lomba puisi untuk SD, serta lomba pidato untuk SMP. Kegiatan ini diikuti oleh 24 kelompok K3S tingkat SD dan 7 kelompok MKKS tingkat SMP se-Kabupaten TTU.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kolaborasi antar kepala sekolah, meningkatkan minat baca dan tulis, serta mempromosikan kearifan lokal melalui karya-karya yang dipamerkan.
Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati TTU, Yosef Falentinus Delasalle Kebo. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Hardiknas 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Tema Hardiknas tahun ini adalah ‘Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua’. Ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan, termasuk melalui kebijakan pendidikan gratis yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen, termasuk tenaga pendidik, siswa, dan masyarakat.
Di akhir kegiatan pembukaan, Bupati bersama jajaran pemerintah daerah dan undangan melakukan kunjungan ke sejumlah stan pameran untuk melihat langsung hasil karya dan inovasi dari masing-masing satuan pendidikan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran bersama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Utara secara berkelanjutan.
Bergitha abi















