Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Infrastruktur Terabaikan? Warga Cennoe Keluhkan Jalan Rusak Menggangu Aktifitas Pendidikan dan Pertanian

14
×

Infrastruktur Terabaikan? Warga Cennoe Keluhkan Jalan Rusak Menggangu Aktifitas Pendidikan dan Pertanian

Sebarkan artikel ini

SOPPENG-BreakingNewspost.id – Kondisi jalan di Dusun Cennoe, Desa Belo, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, 1 juni 2026, menjadi sorotan warga setempat. Kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama dinilai semakin mengganggu aktivitas masyarakat, terutama para pelajar dan petani yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.

Warga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui, khususnya saat musim penghujan. Selain memperlambat mobilitas masyarakat, buruknya infrastruktur jalan juga kerap menyebabkan genangan air dan banjir di sekitar kawasan sekolah, sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Menurut warga, setiap kali hujan deras turun, akses menuju sekolah menjadi semakin sulit. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan dan kenyamanan para siswa yang harus melewati jalan tersebut setiap hari.

Di sisi lain, para petani di Dusun Cennoe juga merasakan dampak langsung dari kerusakan jalan. Jalur yang menjadi akses pengangkutan hasil pertanian itu dinilai tidak lagi memadai untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Akibatnya, distribusi hasil panen menjadi terhambat dan biaya transportasi meningkat.

Keluhan masyarakat tersebut mendapat perhatian dari DPD LSM APKAN RI Kabupaten Soppeng. Ketua DPD LSM APKAN RI Kabupaten Soppeng, Jamaluddin, mengatakan pihaknya telah menerima berbagai laporan dan keluhan warga terkait kondisi jalan yang semakin memprihatinkan.

“Kami melihat dan mendengar langsung keluhan masyarakat Dusun Cennoe. Jalan ini merupakan akses penting bagi warga, baik untuk kegiatan pendidikan maupun aktivitas pertanian. Karena itu kami berharap dan meminta pemerintah daerah serta instansi terkait segera menindaklanjuti keluhan masyarakat Desa Belo,” ujarnya.

Menurut Jamaluddin, pembangunan infrastruktur di pedesaan tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Jalan yang layak bukan hanya menunjang kelancaran transportasi, tetapi juga mendukung akses pendidikan, pertanian, dan pelayanan publik.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Soppeng segera melakukan perbaikan jalan dan penanganan drainase di kawasan tersebut agar persoalan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan dapat diatasi. Mereka menilai perhatian serius dari pemerintah sangat dibutuhkan agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu oleh kondisi infrastruktur yang kurang memadai.

Bagi masyarakat Dusun Cennoe, perbaikan jalan bukan sekadar kebutuhan pembangunan, melainkan harapan untuk menciptakan akses yang aman, nyaman, dan mampu mendukung peningkatan kualitas hidup warga di masa mendatang.

(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *